RSUD Indramayu Resmi Operasikan Cath Lab, Pasien Jantung Kini Tak Perlu Dirujuk ke Luar Kota

Bupati-Indramayu-Lucky-Hakim
Bupati Indramayu Lucky Hakim saat meninjau fasilitas Cath Lab dan Instalasi Radiologi di RSUD Indramayu untuk penguatan layanan kesehatan jantung dan saraf. Foto: Humas Pemkab Indramayu

CIREBONINSIDER.COM– Transformasi besar terjadi di sektor layanan kesehatan Bumi Wiralodra. RSUD Indramayu kini resmi naik kelas dengan hadirnya fasilitas Cath Lab (Laboratorium Kateterisasi) yang memungkinkan penanganan kasus jantung dan saraf dilakukan secara mandiri, tanpa harus lagi bergantung pada rujukan ke luar daerah.

Kepastian operasional fasilitas canggih ini dipantau langsung oleh Bupati Indramayu, Lucky Hakim, dalam kunjungan kerjanya ke RSUD Indramayu, Senin (5/5/2026).

Langkah ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk memperkuat layanan prioritas KJSU (Kanker, Jantung, Stroke, dan Uronefrologi).

Baca Juga:Revolusi Pelayanan, RSUD Indramayu Adopsi Standar 'Service Excellent' Perbankan untuk Manjakan PasienTembus 13,92 Ton per Hektare, Produktivitas Padi Juntinyuat Indramayu Pecahkan Rekor Lokal

Kemandirian Medis: Penanganan Cepat, Nyawa Terselamatkan

Selama ini, waktu tempuh menuju rumah sakit rujukan di luar kota seringkali menjadi kendala dalam menangani pasien jantung yang berada dalam kondisi golden period. Kehadiran Cath Lab bantuan Kementerian Kesehatan ini menjadi jawaban atas tantangan tersebut.

​”Kita ingin memutus rantai rujukan yang selama ini membebani masyarakat. Dengan Cath Lab ini, penanganan jantung intervensi dan neurointervensi bisa dilakukan di sini, lebih cepat, dan tentu lebih efisien bagi keluarga pasien,” ujar Lucky Hakim di sela peninjauannya.

Tidak hanya soal alat, Lucky juga memastikan kesiapan Sumber Daya Manusia (SDM). Para tenaga medis spesialis telah dibekali pelatihan khusus agar teknologi tinggi ini dioperasikan dengan standar keamanan pasien yang maksimal.

Bukan Sekadar Alat, Tapi Pelayanan Humanis

Dalam kunjungan tersebut, Lucky Hakim menyisir area pelayanan publik, mulai dari poliklinik hingga ruang tunggu prioritas bagi lanjut usia. Ia sempat berdialog dengan sejumlah pasien untuk menyerap aspirasi langsung terkait kecepatan layanan.

​”Fasilitas yang modern harus diimbangi dengan pelayanan yang humanis. Saya tekankan kepada seluruh jajaran RSUD agar tetap ramah dan responsif, terutama kepada warga kurang mampu dan lansia. Jangan ada hambatan birokrasi bagi mereka,” tegasnya.

Sinergi Nyata: 200 Warga Operasi Katarak Gratis

Momentum ini juga dibarengi dengan aksi kemanusiaan melalui bakti sosial operasi katarak massal. Hasil kolaborasi Pemkab Indramayu dan Kementerian Sosial ini menyasar 200 pasien dari keluarga kurang mampu yang telah melewati proses assessment.

0 Komentar