”Tantangan desa ke depan semakin kompleks. Sinkronisasi kebijakan ini memberikan panduan yang jelas bagi para kepala desa dalam menghadapi dinamika regulasi serta tuntutan kesejahteraan masyarakat yang terus meningkat,” ujar Henny.
Melalui kemitraan yang solid ini, la Kuningan dan APDESI sepakat menjadikan sisa tahun anggaran 2026 sebagai titik balik bagi transformasi desa yang lebih mandiri, efektif, dan berdampak nyata pada peningkatan indeks kesejahteraan warga.(*)
