​Penyusunan RKPD 2027 ini juga menjadi istimewa karena secara aktif melibatkan Forum Anak Kota Cirebon. Penyerahan dokumen Suara Anak Daerah (SAD) Tahun 2026 menjadi bukti bahwa pembangunan Cirebon mulai bergeser ke arah yang lebih inklusif.
​Ketua Forum Anak Kota Cirebon, Azita Nadia Ghaisani, menyoroti pentingnya keterlibatan anak dalam proses perencanaan.
Aspirasi mereka mencakup penguatan program kesehatan untuk penanganan stunting, penyediaan fasilitas publik inklusif, hingga lingkungan yang aman dari kekerasan.
Baca Juga:Modernisasi Dishub Kota Cirebon: Ujianto Wahyu Utomo Emban Misi Digitalisasi dan Reformasi PADDilema 91 Persen Jalan Mantap Kota Cirebon: Ambisi Mulus yang Terganjal Celah Anggaran Rp100 Miliar
​”Kami berharap pemerintah tidak hanya mendengar, tetapi juga melibatkan anak secara nyata. Mulai dari kemudahan akses dokumen kependudukan hingga penyediaan ruang yang aman untuk tumbuh dan berkembang,” ujar Azita.
​Pilar Strategis Pembangunan Kota Cirebon 2027
​Untuk mencapai target yang dicanangkan, Pemerintah Kota Cirebon menetapkan empat fokus utama sebagai berikut:
– ​Sektor Kesejahteraan Rakyat: Menitikberatkan pada penurunan angka kemiskinan melalui intervensi data terpadu dan penguatan sektor UMKM sebagai tulang punggung ekonomi lokal.
– ​Kualitas Sumber Daya Manusia: Mengejar kenaikan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dan target Zero Stunting lewat optimalisasi layanan kesehatan serta pendidikan yang inklusif.
– ​Inovasi Fiskal Daerah: Memperkuat kemandirian anggaran melalui skema pembiayaan kreatif seperti KPBU dan digitalisasi pajak daerah (PAD).
– ​Transformasi Pelayanan Publik: Meningkatkan Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) melalui reformasi birokrasi dan penyederhanaan akses layanan berbasis digital.
Instruksi Wali Kota Effendi Edo yang memposisikan 2027 sebagai “Fase Pembuktian” adalah alarm bagi birokrasi untuk berhenti bekerja di zona nyaman.
Baca Juga:Wali Kota Cirebon Serahkan LKPD 2025 ke BPK Jabar, Bidik Predikat WTP dengan Budaya IntegritasWali Kota Cirebon Sentil Budaya 'Peta-petaan' di Instansi: Kerja Itu untuk Rakyat, Bukan Kelompok!
Dengan mengubah fokus dari sekadar “habis anggaran” menjadi “hasil nyata”, Pemkot Cirebon sedang mencoba membangun standar baru dalam tata kelola pemerintahan daerah yang lebih transparan dan berorientasi pada kesejahteraan warga.(*)
