Transformasi sosial di Kapetakan kini bergerak ke dua arah sekaligus: penguatan akidah dan pemberdayaan ekonomi jamiyah.
Sinergi apik antara umara dan ulama memberikan cetak biru baru bagi wilayah Pantura Cirebon. Santri tidak lagi diposisikan di bilik-bilik pesantren semata, melainkan hadir sebagai motor penggerak ekonomi lokal dan benteng moral masyarakat.
Ketika selawat bergema di pesisir Kapetakan malam itu, pesan utamanya sangat jelas: kemerdekaan hari ini adalah kerja nyata, dan santri adalah garda terdepan penjaganya.(*)
