Ketua PCNU Kabupaten Cirebon Dorong Tradisi Bahtsul Masail Tumbuh hingga Tingkat Kecamatan

Ketua PCNU Kabupaten Cirebon Dorong Tradisi Bahtsul Masail Tumbuh hingga Tingkat Kecamatan
Ketua Tanfidziyah PCNU Kabupaten Cirebon KH Aziz Hakim Syaerozie mendorong forum Bahtsul Masail bisa tumbuh sampai tingkat kecamatan. Foto: Doc. LTN NU Kabupaten Cirebon

Lebih lanjut, Kiai Aziz berharap tradisi Bahtsul Masail tidak berhenti pada tingkat cabang. Ia menginginkan kegiatan serupa dapat tumbuh dan dilaksanakan secara rutin oleh MWC NU di masing-masing kecamatan.

Menurutnya, para kiai yang memiliki peran sebagai muharrik atau penggerak organisasi perlu mengambil bagian dalam menghidupkan kegiatan tersebut. Pelaksanaannya dapat disesuaikan dengan kapasitas dan kemampuan masing-masing wilayah.

“Kami berharap ini tidak berhenti di cabang, tetapi juga sampai ke Majelis Wakil Cabang (MWC) NU. Kami memberikan masukan agar MWC rutin melaksanakan Bahtsul Masail,” ungkapnya.

Baca Juga:Pancasila dan SDGs: Pancasila sebagai Alat Uji Keberhasilan PendidikanBahtsul Masail di Ponpes Ketitang, Rais Syuriyah PCNU Kabupaten Cirebon Ungkap Pentingnya Transmisi Ilmu

Ia menambahkan, pembiasaan forum kajian hukum Islam di tingkat kecamatan merupakan bagian penting dalam mengembangkan tradisi keilmuan sekaligus memajukan organisasi NU.

“Saya kira para kiai yang masuk kategori muharrik atau penggerak perlu mendorong MWC menyelenggarakan Bahtsul Masail, sekalipun dengan kapasitas yang lebih kecil. Namun, mentradisikan Bahtsul Masail ini penting dalam memajukan NU,” tandasnya. (*)

0 Komentar