Evaluasi berkala dipastikan terus berjalan. Penataan tahap selanjutnya akan menyesuaikan skema suksesi daerah guna menutup celah kekosongan jabatan tanpa intervensi subjektif.
Menuju Birokrasi Profesional
Penerapan meritokrasi berbasis data ini memaksa ASN Kota Cirebon keluar dari zona nyaman. Kesempatan promosi kini dibuka berbasis sistem kualifikasi terbuka, bukan lagi menunggu “keajaiban” masa kerja semata.
Sistem ini menuntut seluruh aparatur aktif meningkatkan kapasitas mandiri. Tanpa portofolio kompetensi yang terverifikasi dalam sistem manajemen talenta, risiko stagnasi karier akan kembali membayangi para ASN.(*)
