Ancaman Efek Domino Ekonomi Daerah
Pengalihan rekening gaji tidak berhenti pada urusan saldo di atas kertas. Dampak lanjutannya berpotensi menghantam ekosistem bisnis dan layanan publik di daerah melalui tiga ancaman utama:
Pertama, Penurunan Pendapatan Transaksi: Perbankan daerah kehilangan potensi pendapatan berbasis transaksi rutin aparatur, mulai dari pembayaran tagihan harian hingga penggunaan layanan digital.
Kedua, Risiko Kredit Macet: Sebagian besar pinjaman konsumtif aparatur di perbankan daerah dimitigasi melalui skema pemotongan gaji langsung. Pemindahan rekening berisiko merumitkan mekanisme pemotongan tersebut.
Baca Juga:Jaminan Rp40 Triliun ke Himbara: Menkeu Pastikan Revisi Aturan Dana Kopdes Merah Putih Tuntas Minggu DepanRp200 Triliun Terancam Sia-sia: Akumindo Sebut Syarat Jaminan Bank Himbara Bikin UMKM Lari ke Rentenir
Ketiga, Penyaluran Kredit Daerah Terhambat: Tertekannya likuiditas membuat daya salur kredit usaha rakyat di daerah dan pembiayaan sektor riil melambat signifikan.
Pemerintah perlu memperhitungkan masa transisi dan mitigasi risiko yang matang. Tanpa skema penyelarasan yang adil, efisiensi tata kelola gaji justru berisiko mengorbankan daya tahan perbankan daerah yang selama ini menjadi tulang punggung perekonomian lokal.(*)
