​Prabowo Bagikan 200 Becak Listrik di Cirebon, Pengayuh Lansia Tak Lagi Diuji Fisik

Becak-listrik-gratis
Penyerahan 200 unit becak listrik gratis dari Presiden Prabowo Subianto kepada pengemudi becak lansia di Alun-Alun Kejaksan Kota Cirebon. Foto: Istimewa/Doc Pemkot Cirebon

​CIREBONINSIDER.COM – Pemandangan Alun-Alun Kejaksan Kota Cirebon tampak berbeda. Ratusan pengayuh becak berusia lanjut berkumpul menerima unit armada baru. Bukan becak kayu dengan pedal berat, melainkan becak bertenaga baterai listrik.

​Sebanyak 200 unit becak listrik bantuan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto diserahkan secara gratis. Penyerahan dilakukan langsung oleh Wali Kota Cirebon Effendi Edo bersama Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (YGSN).

​Langkah ini menyasar target spesifik. Penerima bantuan diutamakan pengemudi berusia 60 tahun ke atas. Program ini dirancang untuk meringankan beban fisik pekerja lansia sekaligus mendongkrak pendapatan harian keluarga mereka.

Baca Juga:Insiden Tukang Becak di Cirebon Meninggal Memilukan Jadi Alarm Keras Perlindungan Pekerja RentanStrategi "Libur Dibayar": Tukang Becak Cirebon Terima Rp1,4 Juta demi Kelancaran Mudik 2026

​Solusi Inovatif Sejak Masa Menhan

​Gagasan becak listrik tidak lahir mendadak. Ide ini berawal dari keresahan Prabowo saat masih menjabat Menteri Pertahanan. Beliau prihatin melihat warga lansia harus memeras tenaga mengayuh pedal demi menyambung hidup.

​Prabowo kemudian menggandeng dua BUMN pertahanan, PT Len Industri (Persero) dan PT Pindad. Kedua industri strategis ini diminta merancang moda transportasi modern bertenaga baterai tanpa menghilangkan ciri khas budaya lokal.

​Hasilnya nyata. Hingga kini, lebih dari 7.000 unit becak listrik telah didistribusikan di berbagai daerah di Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.

​Tantangan Pengisian Daya dan Solusi Pemkot

​Hadirnya teknologi baru membawa tantangan operasional. Ketersediaan fasilitas pengisian daya baterai menjadi kebutuhan mendesak bagi para pengemudi.

​Pemkot Cirebon bergerak cepat. Komunikasi intensif mulai dibangun dengan PT PLN (Persero) dan pihak swasta untuk menyediakan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) atau titik pengisian daya gratis di jalur-jalur strategis.

​YGSN juga telah menyiapkan skema layanan purna jual. Seluruh armada didukung garansi dan perawatan berkala melalui kerja sama resmi dengan bengkel Viar terdekat di Kota Cirebon.

​Ketentuan Ketat dan Larangan Modifikasi

​Aset produktif ini dilindungi aturan jelas. Pemerintah Kota Cirebon menekankan beberapa poin krusial untuk menjaga usia pakai armada:

– ​Unit dilarang diperjualbelikan, dipindahtangankan, disewakan, maupun digadaikan.

– ​Dilarang keras melakukan modifikasi teknis di luar petunjuk pabrikan.

Baca Juga:Rp2,2 M Dana Pribadi Prabowo, 100 Becak Listrik Ubah Hidup Lansia Cirebon; Mangkal di Trusmi dan Gunung JatiDobrak Stigma Eksklusi, Pemkab Cirebon Libatkan Difabel dan Lansia Rancang Masa Depan 2027

– ​Identitas dan komponen utama tidak boleh dibongkar sembarangan agar garansi resmi tidak gugur.

0 Komentar