Dampak positifnya dirasakan langsung di tingkat tapak. Tawang, petani asal Desa Krasak, mengaku intervensi teknis ini memberikan kepastian tanam di tengah ancaman cuaca ekstrem.
”Ketersediaan air adalah kunci. Bantuan ini menekan risiko gagal panen yang selama ini membayangi kami setiap kemarau,” ungkap Tawang.(*)
