– Mekanisasi & Pemanfaatan Lahan: Pengoptimalan lahan tidur dan lahan marginal yang dikawal langsung oleh Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP3).
Jaga Tren Surplus dan Swasembada Pangan
Manajemen air yang presisi menjadi kunci utama Majalengka mempertahankan statusnya sebagai salah satu benteng lumbung pangan Jawa Barat.
Kepala DKP3 Kabupaten Majalengka, Gatot Sulaeman, menegaskan bahwa ketahanan pangan nasional sangat bergantung pada efisiensi pengelolaan irigasi di tingkat daerah. Potensi panen Majalengka terbukti sangat masif jika kebutuhan air dasar mampu terjamin.
Baca Juga:Ancaman Kekeringan 2026: Strategi Kementan Jaga Lumbung Pangan Jawa Barat Tetap BasahLumbung Padi Nasional: Keajaiban Panen Raya di Indramayu yang Sempat Kekeringan, Tuai Pujian dari Wamentan
”Pada panen raya Maret lalu, wilayah seperti Kertajati, Jatitujuh, dan Jatiwangi mencatatkan rekor produktivitas tinggi, menembus 10,7 hingga 11,5 ton gabah kering per hektare,” tegas Gatot.
Kehadiran sodetan Bendung Rentang kini menjadi fondasi kuat Majalengka untuk terus menjaga margin surplus beras, sekaligus melindungi ekonomi petani dari ketidakpastian iklim global.(*)
