Potret Rutilahu Sukra: Respons Taktis Bupati Indramayu dan BAZNAS Potong Birokrasi Kemiskinan

Bupati-Indramayu-Lucky-Hakim
Bupati Indramayu Lucky Hakim (tengah) didampingi jajaran BAZNAS Kabupaten Indramayu saat menyerahkan bantuan Rutilahu senilai Rp20 juta secara simbolis kepada Darto di Desa Bogor, Kecamatan Sukra, Rabu (24/6/2026). Foto: Istimewa/Doc. Pemkab Indramayu

CIREBONINSIDER.COM – Dinding anyaman bambu yang mulai rapuh dan bentangan terpal bekas menjadi satu-satunya pelindung Wastini (81) dari terik dan hujan. Sekat-sekat rapuh itu kini menjadi saksi bisu bagaimana lansia sebatang kara di Desa Sukra, Kecamatan Sukra, Kabupaten Indramayu ini terpaksa bertahan hidup.

Mirisnya, pasca-kebakaran hebat meluluhlantakkan rumahnya, ruang hidup darurat yang tersisa bagi Wastini berdiri tepat di sebelah kandang kambing.​Potret memprihatinkan Wastini hanyalah satu dari sekian realitas kemiskinan ekstrem yang masih membayangi wilayah pesisir Indramayu.

Realitas memilukan inilah yang mendorong Bupati Indramayu, Lucky Hakim, bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Indramayu, menerobos jalur lapangan pada Rabu (24/6/2026).

Baca Juga:Imbas TKD Dipangkas Rp200 M, Program Rutilahu Kota Cirebon Mandek: Kas Daerah Prioritaskan Gaji ASN?DPRKP Fokuskan Bantuan Pemprov untuk Program Rutilahu, Tata Kawasan Kumuh di Kota Cirebon

​Tidak sekadar datang membawa janji seremonial, kunjungan kerja tersebut menjadi titik balik krusial. Pemkab Indramayu bersama BAZNAS langsung mengeksekusi penyaluran bantuan stimulan rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) untuk dua warga sekaligus, yakni Wastini di Desa Sukra dan Darto di Desa Bogor.

​Mengetuk Pintu Keadilan Sosial dari Dana Umat

​Program Rutilahu kali ini digerakkan melalui kolaborasi taktis. Alih-alih tertahan oleh birokrasi anggaran daerah, pembiayaan program ini diakselerasi menggunakan optimalisasi dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang dihimpun dari para muzakki melalui BAZNAS Kabupaten Indramayu.

​Masing-masing keluarga penerima manfaat (KPM) menerima bantuan stimulan senilai Rp20 juta yang diserahkan secara simbolis di hadapan Camat Sukra, Kepala Desa setempat, dan Ketua BAZNAS Indramayu.

​Bupati Indramayu Lucky Hakim menegaskan bahwa intervensi terhadap kemiskinan struktural harus dipantau dengan transparansi penuh. Kunjungan langsung ini, menurutnya, adalah bentuk verifikasi faktual agar aliran dana umat benar-benar mendarat di tangan yang tepat.

​”Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian bersama untuk membantu masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Saya bersaksi melihat langsung bahwa zakat, infak, dan sedekah yang disalurkan melalui BAZNAS benar-benar sampai kepada masyarakat yang berhak menerimanya,” tegas Lucky Hakim saat meninjau lokasi.

​Dari Ancaman Roboh hingga Gotong Royong Warga

​Bergerak dari gubuk darurat Wastini, rombongan langsung bergeser menuju kediaman Darto di Desa Bogor, Kecamatan Sukra. Di lokasi kedua ini, ancaman yang dihadapi tidak kalah mencekam. Struktur bangunan utama rumah Darto sudah mengalami keretakan masif dan kemiringan yang sangat ekstrem.

0 Komentar