BPJS Kesehatan Defisit Rp2 Triliun Per Bulan, 55 Juta Kartu Peserta 'Mati'

Komisi-IX-DPR-RI-Netty-Prasetiyani
Anggota Komisi IX DPR RI Netty Prasetiyani memberikan intervensi dalam rapat kerja terkait krisis keuangan dan defisit bulanan Rp2 triliun BPJS Kesehatan. Foto Istimewa/ Doc. DPR RI

– ​Penguatan Sektor Preventif: Memperkuat program promotif dan preventif di fasilitas kesehatan tingkat pertama (Puskesmas/Klinik) guna menekan angka penyakit katastrofik yang memakan biaya klaim terbesar.

– ​Transparansi Tata Kelola Dana Jaminan: Meningkatkan efisiensi pengelolaan anggaran agar setiap rupiah yang disetorkan masyarakat maupun disuntikkan negara benar-benar tersalurkan untuk pelayanan medis, bukan habis pada pos birokrasi.

​Tanpa langkah korektif yang radikal, suntikan dana puluhan triliun dari APBN hanya akan menjadi penambal sementara dari sebuah sistem yang sedang bocor parah. Kini, publik menunggu apakah pemerintah berani melakukan reformasi total demi menyelamatkan napas jaminan kesehatan jutaan rakyatnya.(*)

0 Komentar