– Tahun 2026: Target 46.000 siswa.- Tahun 2027: Melompat ke 150.000 siswa.- Tahun 2029: Target besar 400.000 siswa dengan fasilitas permanen di tiap kabupaten/kota.
Menariknya, Sekolah Rakyat ini menerapkan sistem Anti-Titipan. Tidak ada jalur pendaftaran konvensional; siswa dipilih murni berdasarkan hasil penjangkauan lapangan terhadap anak-anak yang terdaftar dalam DTSEN.
”Tidak boleh ada penyusup. Yang sekolah di sini adalah mereka yang benar-benar membutuhkan dan selama ini terabaikan,” tutup Gus Ipul.(*)
