​Persib di Ambang Dilema, Misi Amankan Puncak Klasemen vs Risiko "Pincang" di El Clasico

Bojan-Hodak-Persib-Bandung
Ekspresi serius Bojan Hodak saat memimpin official training Persib Bandung di Stadion GBLA jelang laga pekan ke-31 BRI Super League 2026. Foto: Tangkapan layar Instagram

CIREBONINSIDER.COM – Persib Bandung kini berada di persimpangan paling krusial dalam perburuan takhta juara BRI Super League 2025/2026.

Laga kandang menjamu PSIM Yogyakarta di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Senin (4/5/2026) pukul 15.30 WIB, bukan sekadar perburuan tiga poin biasa, melainkan ujian berat manajemen risiko bagi pelatih Bojan Hodak.

​Momentum Fisik di Tengah Jadwal Padat

Maung Bandung membawa modal mentalitas pemenang usai performa impresif kontra Bhayangkara FC.

Baca Juga:Mentalitas Juara! Remontada Epik Persib Bandung di Lampung: Gusur Borneo FC dari Puncak KlasemenSkenario Horor Persib: Gagal Taklukkan Parkir Bus Arema, Borneo FC Siap Kudeta Singgasana

Meski diterpa jadwal padat dengan waktu pemulihan hanya empat hari, Hodak optimistis grafik permainan anak asuhnya sedang berada di puncak, terutama efektivitas mereka di paruh kedua pertandingan.

“Hanya ada waktu empat hari di antara pertandingan. Tapi, hasil dan performa terakhir kami bagus, terutama di babak kedua,” ungkap Bojan Hodak dalam sesi pre-match press conference di GBLA, Minggu (3/5/2026).

Waspadai Tembok Kokoh Laskar Mataram

Namun, PSIM Yogyakarta bukanlah lawan yang bisa dianggap enteng. Tim tamu datang dengan reputasi organisasi pertahanan yang sangat disiplin.

Hodak mengakui bahwa membongkar lini belakang Laskar Mataram membutuhkan kesabaran ekstra, apalagi Persib dipastikan tampil tanpa juru gedor utama, Uilliam Barros, yang absen akibat sanksi kartu.

​”Kami fokus pada organisasi mereka yang sangat baik. Bahkan saat kalah, mereka hanya selisih satu gol. Tidak boleh ada yang meremehkan tim yang bekerja keras seperti PSIM,” tegas pelatih berpaspor Kroasia tersebut.

Perjudian Kartu: Ancaman Absen di Jakarta

Di balik ambisi mempertahankan takhta dari kejaran Borneo FC (sama-sama mengoleksi 69 poin), ada ancaman nyata yang bisa merugikan Persib di pekan depan. Sebanyak lima pemain inti kini berada di “zona merah” akumulasi kartu kuning.

​Deretan nama vital seperti Beckham Putra, Berguinho, Federico Barba, dan Kakang Rudianto saat ini telah mengantongi tiga kartu kuning. Kondisi paling mengkhawatirkan dialami sang kapten, Marc Klok, yang sudah mengoleksi enam kartu kuning.

Baca Juga:Rekor Sempurna GBLA Runtuh! Persib Ditahan Imbang Arema FC, Takhta Puncak Klasemen Kini TerancamPersib di Ambang Sejarah: Bojan Hodak Samai Rekor Poin Abah Thohir, Arema FC Jadi Tumbal Berikutnya?

​Jika salah satu dari mereka menerima kartu kuning sore besok, Bojan Hodak dipastikan kehilangan pilar kekuatannya dalam laga sarat gengsi El Clasico melawan Persija Jakarta pada 10 Mei mendatang.

0 Komentar