Bahlil Garansi Harga BBM-LPG Tak Naik, Teknologi CNG Siap Masuk Dapur Warga Cirebon

bahlil-garansi-harga-bbm-lpg-aman-transisi-cng-cirebon
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia memaparkan capaian produksi migas 2025 dan kebijakan subsidi energi nasional. Foto Humas Kementerian ESDM

Transisi CNG: Solusi Ekonomis di Tengah Beban Subsidi

​Di level rumah tangga, pemerintah mulai memperkenalkan Compressed Natural Gas (CNG) sebagai alternatif LPG. Mengingat subsidi LPG “melon” menyedot kas negara hingga Rp87 triliun per tahun, CNG hadir dengan klaim harga yang jauh lebih kompetitif, yakni sekitar 30-40% lebih murah.

Teknologi ini sudah mulai diujicobakan pada program dapur sosial dan sektor kuliner. Bagi warga Cirebon, transisi ke CNG diharapkan menjadi solusi jangka panjang atas tantangan distribusi dan kelangkaan gas melon yang kerap terjadi secara musiman.

Meski memerlukan penyesuaian infrastruktur, langkah ini dipandang sebagai jalan keluar paling logis untuk menekan beban belanja dapur warga.

Baca Juga:Tinggalkan Timur Tengah? Ini Peta Baru Impor LPG dan Minyak Mentah IndonesiaBahlil Klaim RI Tak Lagi Impor Solar Per Juli 2026, Akankah Harga BBM Turun?

Garansi Harga di Akhir Tahun

​Menutup spekulasi terkait daya beli, Bahlil memberikan komitmen kuat bagi masyarakat luas. “Sampai 31 Desember, sekalipun harga ICP 100 dolar AS, insyaallah harga BBM dan LPG subsidi tidak akan naik,” pungkasnya.

Kepastian ini menjadi fondasi penting bagi stabilitas ekonomi di sepanjang jalur Pantura. Dengan harga energi yang terjaga, roda transportasi dan logistik diharapkan tetap berputar stabil tanpa terbebani lonjakan biaya mendadak di penghujung tahun.(*)

0 Komentar