Mekanisasi pertanian menjadi syarat mutlak agar efisiensi waktu tercapai dan petani tidak kehilangan “momentum air” yang masih tersisa dari hujan April.
Menanti Intervensi Menjelang Panen Raya Mei
Mengingat panen raya diprediksi akan berlangsung hingga Mei mendatang, kehadiran bantuan mesin combine yang menetap (stasioner) di wilayah Kapetakan menjadi kebutuhan mendesak.
Intervensi Pemerintah Kabupaten Cirebon maupun Pemerintah Pusat sangat diharapkan untuk memutus rantai ketergantungan pada penyewaan mesin dari luar kota.
Baca Juga:Uji Nyali Ketahanan Pangan 2026: Di Balik Klaim 'Aman' 324 Hari dan Bayang-bayang El NinoPrediksi BMKG 2026: 93% Wilayah Jawa Barat Dilanda Kemarau Panjang, Cirebon-Indramayu Masuk Zona Merah
Optimisme HKTI Jabar dalam menjaga stabilitas produksi nasional kini sedang diuji di tingkat tapak. Krisis mesin panen di Pantura Cirebon ini harus segera dicarikan solusinya agar musim tanam gaduh berjalan sesuai jadwal.
Kedaulatan pangan nasional tidak hanya ditentukan oleh angka di gudang Bulog, tetapi juga oleh ketepatan waktu tangan petani di sawah saat memulai masa tanam.(*)
