CIREBONINSIDER.COM— Kabupaten Indramayu bersiap menapak usia ke-499 tahun. Di balik selebrasi sejarah, daerah di pesisir utara Jawa Barat ini menampilkan strategi tak biasa: merawat akar budaya sekaligus tancap gas menggerakkan roda ekonomi.
Dua ritual sakral membuka rangkaian peringatan sejarah ini. Pemkab Indramayu memulainya dengan prosesi Jamasan Pusaka di Pendopo Kabupaten pada Jumat (2/10/2026). Diiringi lantunan Kidung Rahayu dan doa bersama Trah Wiralodra, peninggalan sejarah dibersihkan secara khidmat oleh juru pelihara.
Dua hari kemudian, jajaran pimpinan daerah berziarah ke makam pendiri Indramayu, Raden Bagus Aria Wiralodra, di Kecamatan Sindang, Minggu (4/10/2026).
Baca Juga:Lawan Hoaks Desa, Warga Indramayu Kini Dijadikan Benteng Informasi Digital JabarSentil Fenomena Pemelintiran Sosmed, Lucky Hakim Dorong Standar Tinggi Pers di Indramayu
”Semangat para pendahulu harus menjadi inspirasi untuk terus membangun. Mari jaga kebersamaan dan beberes bersama,” tegas Wakil Bupati Indramayu Syaefudin di lokasi ziarah.
Bagi Pemkab Indramayu, ritual ini bukan sebatas seremoni tahunan. Nilai historis difungsikan sebagai fondasi moral untuk memperkuat identitas warga di tengah arus modernisasi.
Pijakan Budaya, Pendorong Ekonomi
Di saat jajaran perangkat daerah memimpin perawatan pusaka, Bupati Indramayu Lucky Hakim bergerak di panggung strategis nasional. Lucky tampil sebagai narasumber Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Kementerian Dalam Negeri di Cirebon pada hari yang sama, Jumat (2/10/2026).
Di hadapan Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kemendagri, Lucky memaparkan arah kebijakan daerah. Fokus utamanya: mempercepat pertumbuhan ekonomi berbasis potensi lokal, memperkuat sektor produktif, dan mempermudah iklim usaha.
Dua langkah selaras ini menegaskan arah baru Indramayu menjelang usia lima abad. Tradisi Jamasan dan Ziarah menjaga akar jati diri, sementara diplomasi kebijakan ekonomi disiapkan untuk menyejahterakan masyarakat secara nyata.
Peta Rangkaian Agenda Utama Hari Jadi ke-499 Indramayu
– Jamasan Pusaka (Jumat, 2 Oktober 2026): Berlokasi di Pendopo Kabupaten Indramayu, dipimpin oleh Kadisdikbud Caridin bersama Trah Wiralodra. Agenda ini berfokus pada perawatan dan pembersihan pusaka daerah untuk menjaga kelestarian budaya.
– Rakornas Ekonomi Kemendagri (Jumat, 2 Oktober 2026): Berlokasi di The Luxton Cirebon, dipimpin langsung oleh Bupati Lucky Hakim bersama BSKDN Kemendagri. Forum ini membahas perumusan strategi percepatan pertumbuhan ekonomi daerah.
Baca Juga:Tembus Pasar Spanyol, Produk Olahan Kelapa Karya Warga Binaan Indramayu Resmi DieksporLapas Indramayu x Lucky Hakim, Dari Melon Golden hingga Inovasi Biogas Septic Tank
– Ziarah Makam Pendiri Daerah (Minggu, 4 Oktober 2026): Berlokasi di Makam Wiralodra Sindang, dipimpin oleh Wakil Bupati Syaefudin bersama Forkopimda. Kegiatan ini bertujuan mengenang jasa pahlawan sekaligus menguatkan konsolidasi gotong royong daerah.
