Hanif menekankan bahwa koperasi desa tidak boleh berhenti sebagai simbol seremonial. Lembaga ini harus beroperasi secara profesional, menghasilkan keuntungan mandiri, dan menjadi mesin penggerak kedaulatan ekonomi bagi para petani di tingkat tapak.
Melalui kombinasi bantuan pangan Bulog dan penguatan ekonomi berbasis koperasi, Indramayu membuktikan bahwa menjaga ketersediaan beras nasional berawal dari desa yang mandiri dan berdaya.(*)
