”Siswa di SRT membutuhkan bimbingan karakter dan emosional yang lebih intensif. Ini mendorong kami para guru untuk terus mengasah metode pendampingan yang tepat,” kata Anisa.
Bagi para siswa, SRT 1 adalah gerbang menuju masa depan yang lebih cerah. Bunga Aprilia, siswa Kelas VII SMP SRT 1, membagikan pengalamannya selama mengikuti MPLS.
”Saya paling suka kegiatan Pramuka. Guru-gurunya sangat membantu. Terima kasih kepada Presiden dan Bupati yang sudah memberi kami kesempatan sekolah di sini,” ungkap Bunga.
Baca Juga:Investasi Rp3,8 Triliun APBN, Menkeu Purbaya Kunci Anggaran Sekolah Rakyat PrabowoGedung Berdebu dan Guru Tanpa SK: Potret Darurat Sekolah Rakyat Cirebon
Lewat integrasi jaminan gizi, pendidikan gratis, dan proteksi lingkungan yang ramah anak, SRT 1 Indramayu kini berdiri sebagai model percontohan pengentasan kemiskinan berbasis sekolah terpadu di Jawa Barat.(*)
