Pencegahan bencana tidak bisa hanya mengandalkan petugas di lapangan. Kesadaran masyarakat menjadi benteng pertahanan paling ampuh selama tiga bulan ke depan.
Pemerintah mengimbau warga untuk disiplin menghemat air bersih dan memprioritaskannya hanya untuk kebutuhan pokok harian.
Selain itu, warga dilarang keras membuka lahan atau membersihkan sampah dengan cara dibakar. Angin kencang musim kemarau sanggup merembetkan kobaran api dalam hitungan detik.
Baca Juga:Prediksi BMKG 2026: 93% Wilayah Jawa Barat Dilanda Kemarau Panjang, Cirebon-Indramayu Masuk Zona MerahGarut Genjot SLG Kesiapsiagaan Bencana, BMKG: Kita Punya Waktu Emas 6 Detik
Terakhir, warga diminta tidak ragu untuk segera melapor ke RT/RW, perangkat desa, atau posko BPBD setempat begitu menemukan indikasi kebakaran atau krisis air bersih yang memburuk.
Musim kemarau adalah ujian kesiapsiagaan bersama. Dengan mitigasi matang dari pemerintah daerah dan kedisiplinan tinggi dari warga, dampak buruk kekeringan di Cirebon dipastikan dapat ditekan seminimal mungkin.(*)
