Lini depan dan tengah Garuda langsung melancarkan high-pressing sejak peluit pertama dibunyikan. Setiap kehilangan bola, para pemain seperti Eliano Reijnders dan Donny Tri berburu bola dengan intensitas tinggi, memaksa pemain Kamboja melakukan kesalahan di area berbahaya.
Herdman menegaskan, kemenangan ini lahir dari kerja keras kolektif seluruh tim. ”Tugas Thom adalah menciptakan peluang. Tapi penyerang tetap harus menyelesaikannya. Seluruh tim bekerja luar biasa merebut bola, menekan tinggi, dan menciptakan peluang berkualitas,” kata pelatih asal Kanada tersebut.
Pesan Tegas untuk Rival Asia Tenggara
Kemenangan 5-1 atas Kamboja menjadi sinyal bahaya bagi para pesaing di Piala AFF 2026. Kombinasi ketenangan pemain berpengalaman dan agresivitas talenta muda terbukti menjadi formula mematikan.
Baca Juga:Bukan Sekadar AFF, John Herdman Ungkap Misi ‘Obsesi 2030’ Timnas Indonesia di Depan Presiden PrabowoHasil Akhir Timnas Indonesia U19 vs Timor Leste U19: Ledakan Babak II, Garuda Nusantara Amankan Kemenangan 3-0
Jika konsistensi dan intesitas high-pressing ini terjaga, ujian-ujian berikutnya di fase grup bakal menjadi panggung pembuktian lanjutan: Indonesia siap menghentikan dominasi Asia Tenggara.(*)
