​Saling Jaga dan Intervensi Gizi Berbasis Komunitas
​Tantangan Jawa Barat sebagai provinsi dengan populasi terbesar di Indonesia—menembus 50 juta jiwa—tentu menyisakan disparitas geografis yang nyata. Menjaga konsistensi tren penurunan stunting membutuhkan jaringan pengaman sosial sosiologis yang bergerak secara organik di tengah masyarakat.
​Menutup pernyataannya, KDM menitipkan pesan moral yang mendalam agar masyarakat Jawa Barat tidak abai terhadap lingkungan sekitar. Kepekaan sosial adalah kunci utama pertahanan gizi anak-anak di pelosok daerah.
​”Apabila melihat anak-anak kekurangan gizi di sekitar kita, segeralah bergerak memberikan makanan bergizi. Jangan tunggu birokrasi, mari kita saling menjaga dan memberi perhatian nyata,” pungkasnya.(*)
