CIREBONINSIDER.COM– Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 di Kabupaten Indramayu tidak lagi sekadar menjadi ritual tahunan. Di bawah naungan bendera merah putih di Alun-alun Indramayu, Sabtu (2/5/2026), momentum ini bertransformasi menjadi panggung pembuktian kualitas sumber daya manusia (SDM) lokal yang mampu bersaing di level global.
Bertindak sebagai pembina upacara, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Indramayu, Asep Abdul Mukti, menyampaikan pesan krusial dari Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI, Abdul Mu’ti.
Fokus utama tahun ini adalah implementasi Deep Learning (Pembelajaran Mendalam)—sebuah pendekatan yang selaras dengan misi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto untuk menciptakan generasi emas yang kritis dan bermartabat.
Baca Juga:Sinyal Darurat Pernikahan Anak di Indramayu, Wabup Syaefudin 'Sidak' Sekolah, Tekankan Pendidikan Harga MatiAnggaran Pendidikan 2026 Tembus Rp769,1 T: Taruhan Digitalisasi dan Akhir Era 'Guru Honorer Terabaikan'?
”Kebijakan strategis seperti digitalisasi dan revitalisasi sekolah tidak akan bermakna tanpa perubahan mindset, mental yang kuat, dan misi yang lurus,” ujar Asep Abdul Mukti saat membacakan amanat menteri di hadapan ratusan peserta upacara.
Panggung Para Inovator: Dari Mangrove hingga Panggung Internasional
Hardiknas 2026 di Bumi Wiralodra kali ini terasa istimewa dengan pengumuman deretan putra-putri daerah yang berhasil menembus batas prestasi.
Nama Ana Rohdiana, M.Pd. dari SMPN 4 Sindang mencuri perhatian setelah meraih penghargaan internasional dari SEAMEO dan Japan ESD Award melalui inovasi lingkungan bertajuk “Petualangan di Hutan Mangrove”.
Di level siswa, nama Adeeva Afseen Mysha Firoos (SDN 2 Jatibarang) berkibar sebagai delegasi Indonesia dalam ajang Melayu Day, sekaligus dinobatkan sebagai performer terbaik di antara lima negara peserta.
Daftar Lengkap Penerima Penghargaan Hardiknas 2026 Indramayu:
1. Kategori Inisiator & Prestasi Siswa (Seni & Olahraga)
– Muhammad Zhafran Al Fatih (SDN 1 Bojongsari): Juara 1 Taekwondo Merdeka Championship I.- Athalia Aerilyn Noeryn (SDN 1 Karangampel Kidul): Penari Topeng Terbaik (Samba & Kelana) di Bandung.- Sarah Bolushi Sya’ban El Mahdi (SMAN 1 Indramayu): Juara 1 Tari Kreasi Nusantara Nasional di TMII Jakarta.- Marsya Azani Zaenuniam (SMP 2 Sindang): Duta Pendidikan Provinsi Jawa Barat.
2. Kategori Penggerak Pendidikan & Lingkungan
– Eti Rukmiati, S.Pd.SD (SDN 1 Karangampel): Inisiator gerakan “Jumat Sampah”, mendidik siswa membawa sampah kembali ke rumah untuk dipilah.
