Namun, Prabowo memberikan garansi kedaulatan yang sangat punchy. Menjawab pertanyaan kritis Najwa Shihab, ia menegaskan bahwa Indonesia tidak akan menjadi “stempel” bagi agenda yang merugikan.
”Begitu kita menilai tidak ada harapan, kontraproduktif, dan tidak menguntungkan kepentingan nasional serta rakyat Palestina, kita akan keluar. Kita angkat kaki tanpa perlu konsultasi dengan anggota lain,” pungkasnya.(*)
