Bawa UMKM Naik Kelas, Inkubator Kampus Diubah Jadi Pabrik Bisnis Modern

Memteri-UMKM-Maman-Abdurrahman
Inovasi Kampus untuk Industri: Menteri UMKM Maman Abdurrahman (tengah) didampingi Rektor ITS Prof. Bambang Pramujati (kanan) meninjau langsung hasil riset dan teknologi inkubator bisnis dalam Bursa Wirausaha Unggulan Jawa Timur di ITS Surabaya. Foto: Dok. Kementerian UMKM / Humas ITS

​Payung Hukum dan Ambisi Indonesia Emas

​Strategi integrasi ini diperkuat oleh Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 38 Tahun 2026 tentang Pengembangan Kewirausahaan Nasional. Regulasi ini mengikat kolaborasi antara kementerian, pemerintah daerah, perguruan tinggi, dunia usaha, hingga lembaga pembiayaan dalam satu ekosistem.

​Pemerintah telah memetakan target rasio kewirausahaan nasional: ​Tahun 2029: Menembus angka 3,6 persen. ​Tahun 2045: Melonjak hingga 8 persen sebagai motor pendorong ekonomi Indonesia Emas.

​Rektor ITS Prof. Bambang Pramujati menegaskan kesiapan kampus sebagai enabler teknologi dan desain. Melalui Inkubator dan Layanan Bisnis Inovasi (ILBI), ITS telah mendampingi ratusan UMKM serta menetaskan lebih dari 180 perusahaan rintisan (startup). ​Sinergi riset akademis dan eksekusi lapangan inilah yang kini dipacu. Bukan sekadar menambah jumlah pedagang, melainkan membangun pondasi industri nasional yang berdaya saing global.(*)

0 Komentar