Guna menampung gairah ini, Pemkab Kuningan kini mengonsolidasikan sekitar 1.500 hektare lahan potensial. Kawasan ini membentang di wilayah utara, selatan, hingga barat Kuningan yang ditanami varietas Robusta, Arabika, hingga Liberika.
Meski begitu, lompatan produksi ini menyisakan pekerjaan rumah yang tak kalah besar. Sebagian besar pengiriman luar daerah hingga ekspor saat ini masih berbentuk biji mentah (green bean).
Jika terus dikirim dalam bentuk bahan baku, nilai tambah terbesar tetap akan dinikmati oleh pengolah di luar daerah. Karena itu, akselerasi industri pengolahan lokal menjadi kunci agar identitas Java Buana Cermai benar-benar memberi dampak ekonomi langsung bagi kesejahteraan petani Ciremai.(*)
