​Setelah momentum emas tersebut, intensitas pertandingan kembali berimbang. Australia kembali menata organisasi permainan mereka untuk membongkar kerapian lini pertahanan Indonesia yang mulai terkuras fisiknya.
​Drama VAR Menit Ke-90 yang Menghancurkan Impian Garuda
​Ketika laga diperkirakan akan berlanjut ke babak tambahan waktu (extra time), drama paling menyakitkan justru datang menghampiri kubu tuan rumah tepat pada menit ke-90.
​Melalui sebuah serangan kilat, barisan depan Australia berhasil menggetarkan jala gawang Dafa Al Gasemi. Stadion Utama Sumatera Utara sempat bergemuruh lega ketika hakim garis mengangkat bendera tinggi-tinggi menandakan posisi pemain Australia berada dalam jebakan offside. Wasit utama pun sempat menganulir gol tersebut.
Baca Juga:Hasil Akhir Timnas Indonesia U19 vs Timor Leste U19: Ledakan Babak II, Garuda Nusantara Amankan Kemenangan 3-0Hasil Babak I Timnas Indonesia U19 vs Timor Leste U19: Taktik Parkir Bus Runtuh, Gol Reno Pecah Kebuntuan
​Momen Penuh Ketegangan: Laga sempat terhenti beberapa menit saat wasit melakukan peninjauan ulang lewat Video Assistant Referee (VAR).
Setelah pengecekan yang menegangkan, keputusan mengejutkan diambil. VAR menyatakan posisi pemain Australia sah dan gol tersebut legal, mengubah papan skor menjadi 0-1 untuk keunggulan Young Socceroos.
​Di sisa waktu injury time yang sangat sempit, Arkhan Kaka dan kolega mencoba melancarkan serangan total demi mengejar ketertinggalan. Namun, rapatnya pertahanan Australia serta runtuhnya momentum mental pasca-keputusan VAR membuat skor 0-1 bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.
​Kekalahan dramatis ini sekaligus memperpanjang catatan minor historis Indonesia saat bersua Australia di kelompok umur U19. Meski gagal melaju ke partai puncak, perjuangan spartan skuad Garuda Nusantara sepanjang turnamen tetap layak mendapatkan apresiasi tinggi.
​Susunan Pemain Resmi Kedua Tim
​Timnas U19 Indonesia (4-4-2):23-Dafa Al Gasemi (GK); 4-I Putu Panji Apriawan, 5-Mathew Baker, 14-Fabio Azka, 16-Muhammad Al Gazani; 11-Nazriel Alfaro (Amar Brkic), 13-Eizar Jacob (Welber Jardim), 18-Muhammad Isfandyar, 9-Dimas Adi; 10-Theo Leeming (Reno Salampessy), 8-Arkhan Kaka.
Pelatih: Nova Arianto
​Australia U19 (4-3-3):18-George Geoffrey (GK); 2-Peter Gerard, 4-Alexander Lech, 16-Alexander Jesse, 20-Oliver Ilija; 8-Haine Anthony Eames, 15-Jai Diesel, 19-Lawrence Wong; 11-Medin Memeti, 22-Amlani Tatu, 23-Luka Didulica.
Pelatih: Richard Garcia.(*)
