Investasi Demokrasi 2029, Bawaslu Cirebon Cetak Pengawas Militan dan Masuk ke Ruang Kelas

Bawaslu-RI-Lolly-Suhenty
Koordinator Divisi Pencegahan Partisipasi Masyarakat dan Humas Bawaslu RI Lolly Suhenty, S.Sos.I., MH membuka Kick Off Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) serentak di 514 kabupaten/kota Indonesia secara daring, Senin (12/05/2026). Foto: Istimewa/Bawaslu

​Membangun Benteng Pertahanan Demokrasi

Upaya kolaboratif antara pendidikan kader (P2P) dan edukasi sekolah ini merupakan strategi pre-emptive (pencegahan dini) untuk menekan angka pelanggaran di masa depan.

Bawaslu Cirebon berupaya menciptakan ekosistem pengawasan yang inklusif, di mana setiap elemen masyarakat—dari pemuda hingga pelajar—memiliki kepedulian terhadap proses politik yang sehat.

Bagi Bawaslu, Pemilu 2029 bukan sekadar agenda pergantian kepemimpinan, melainkan ujian kematangan demokrasi bangsa.

Baca Juga:KPU dan Bawaslu Cirebon Gelar Pemilihan OSIS Serentak SMP-SMA, Inovasi Pendidikan Politik 2026Sinergi Bawaslu dengan Kemenag Kota Cirebon Perkuat Pendidikan Demokrasi Pelajar dan Santri

Dengan keterlibatan aktif masyarakat sebagai pengawas partisipatif, kualitas pemilu yang jujur, adil, dan bermartabat bukan lagi sekadar slogan, melainkan realitas yang sedang diperjuangkan dari sekarang. (*)

0 Komentar