Meski pasokan bertambah, anggota Pansus H. Nico Antonio, S.T., memberikan catatan kritis agar kerja sama ini tidak memicu kenaikan tarif di tingkat pelanggan. Di lapangan, kendala teknis berupa pipa yang sudah tua masih menjadi “momok” distribusi.
Menanggapi hal tersebut, PDAM berencana membangun reservoir di tiga zona merah untuk memastikan kelancaran air, termasuk persiapan sistem perpipaan di wilayah Embarkasi Haji agar tidak lagi bergantung pada mobil tangki.
​”Kami juga mengusulkan adanya tera ulang meteran secara berkala. Ini kunci untuk meredam keluhan masyarakat soal tagihan yang mendadak membengkak,” pungkas H. Tatang Sutardi.
Baca Juga:Dirut Baru Perumdam Tirta Darma Ayu Wajib Tanggung Beban Rp4 Miliar Per BulanTak Ada Cek Kosong, Bupati Indramayu Teken Kontrak Kinerja Dewas PDAM: Fokus Kepuasan Pelanggan!
Output Strategis
Rangkaian rapat marathon ini diharapkan melahirkan rekomendasi yang tajam dan aplikatif. Pansus III DPRD Indramayu berkomitmen mengawal setiap butir evaluasi agar perbaikan layanan publik dan optimalisasi PAD dapat dirasakan nyata oleh masyarakat Indramayu di sepanjang tahun 2026.(*)
