Cirebon Berbenah 2026, Tiga Pejabat Kunci Buka Suara soal Akses Jalan dan RTLH

Cirebon-Menyapa-Maayarakat
Tiga narasumber pejabat Cirebon, termasuk Rachman Hidayat (DPUTR), Haniah, dan Deden Ady Priyono (DPRKP), saat berdialog di studio RRI Cirebon dalam forum \'Cirebon Menyapa Masyarakat\' mengenai penataan jalan dan rumah layak tahun 2026. Foto: Doc Pemprov Jabar

​”Rumah yang layak perlu didukung lingkungan yang baik. Karena itu, sarana dan prasarana di kawasan permukiman juga menjadi bagian yang terus kita benahi,” tambah Deden.

​Tiga Pilar Pembenahan Kota Cirebon 2026

​Peta pembenahan terpadu Pemkot Cirebon mencakup tiga fokus utama yang saling bersinergi:

Satu, ​Fokus Jalan & Transportasi: Penanganan difokuskan pada pemetaan ruas rusak berat, efisiensi anggaran daerah, serta menjaga kelaikan jalur logistik dan mobilitas harian warga.

Baca Juga:APBD Cirebon 2027 Dipangkas, DPUTR Dipaksa Putar Otak untuk Perbaikan Jalan Rusak dan DrainaseCirebon Timur Dianaktirikan? DPRD Semprot Dinas PU Soal Jalan Rusak di APBD 2027

Dua, ​Fokus Kawasan Permukiman: Mengakselerasi bedah rumah tidak layak huni (RTLH) yang dipadukan langsung dengan penataan sanitasi, drainase, dan fasilitas umum lingkungan.

Tiga, ​Fokus Ruang Publik & Taman: Memperbanyak dan merawat ruang terbuka hijau (RTH) sebagai fasilitasi publik yang ramah, asri, dan aman untuk interaksi warga.

​Pembangunan Berkelanjutan yang Inklusif

​Menata kota seluas Cirebon jelas bukan pekerjaan semalam. Pemkot menyadari penuh bahwa transparansi dan komunikasi publik adalah kunci agar masyarakat dapat memantau serta memahami alur pembangunan yang berlangsung secara gradual.

​Dengan paduan jalan mulus, pemukiman sehat, dan ruang publik yang tertata, Kota Cirebon optimistis menyongsong wajah baru kota yang lebih modern, nyaman, dan inklusif.(*)

0 Komentar