Lawan Arus Global! Saat Thailand-Vietnam Tercekik Harga Pupuk, Prabowo Justru Pangkas Harga 20%

Pupuk-NPK-Phonska
Tumpukan karung pupuk NPK Phonska produksi PT Pupuk Indonesia di gudang penyimpanan, siap didistribusikan kepada petani menyusul kebijakan penurunan harga pupuk bersubsidi sebesar 20 persen oleh Presiden Prabowo Subianto. Foto: Humas Kementan

​Rekor Sejarah: Cadangan Beras Tembus 5 Juta Ton

Ketajaman visi ini terbukti dengan angka faktual di lapangan. Saat negara lain berjuang mencari penyangga pangan, cadangan beras pemerintah Indonesia justru melampaui 5 juta ton—sebuah rekor tertinggi sepanjang sejarah RI.

​“Inilah buah nyata dari ketepatan visi Presiden. Dengan stok sebesar ini, kita memiliki bantalan kuat untuk menghadapi gangguan iklim maupun gejolak rantai pasok global,” tambah Amran.

​Melalui integrasi pompanisasi, perluasan areal tanam, dan kebijakan subsidi yang melawan arus dunia, Indonesia kini memposisikan diri sebagai titik paling stabil dalam peta ketahanan pangan Asia Tenggara.

Baca Juga:Nana Kencanawati Soroti Nasib Petani Sindanglaut: Jalan Rusak dan Kelangkaan Pupuk Jadi Penghambat UtamaRevamping Pabrik 2 Pupuk Kaltim: Gebrakan Efisiensi Rp200 Miliar demi Ambisi Lumbung Pangan Dunia

Saat negara lain terpaksa menunda tanam, petani Indonesia tetap melaju dengan kepastian harga dan ketersediaan input produksi. (*)

0 Komentar