Misi "Final" Maung Bandung di Lampung, Antara Ambisi Takhta dan Disiplin Regulasi

Persib-Bandung
Sesi latihan Persib Bandung persiapan laga tandang BRI Super League 2026 melawan Bhayangkara FC di Stadion Sumpah Pemuda Lampung. Foto: Screenshot Instagram Persib

CIREBONINSIDER.COM– Persib Bandung kini berada di jalur krusial penentuan gelar juara BRI Super League 2026. Laga tandang kontra Bhayangkara Presisi Lampung FC di Stadion Sumpah Pemuda, Kamis (30/4/2026), bukan sekadar pertandingan biasa, melainkan ujian konsistensi bagi sang pemimpin klasemen.

Jaga Puncak dari Ancaman Borneo FC

Saat ini, Maung Bandung masih bertengger di posisi pertama dengan koleksi 66 poin. Namun, posisi ini belum aman lantaran Borneo FC menempel ketat dengan raihan poin yang sama.

Dua hasil imbang beruntun di laga sebelumnya membuat Persib tidak lagi memiliki ruang untuk kesalahan.​Penyerang andalan Persib, Sergio Castel, menegaskan ambisi tim untuk menyapu bersih sisa kompetisi.

Baca Juga:Skenario Horor Persib: Gagal Taklukkan Parkir Bus Arema, Borneo FC Siap Kudeta SinggasanaRekor Sempurna GBLA Runtuh! Persib Ditahan Imbang Arema FC, Takhta Puncak Klasemen Kini Terancam

“Target kami jelas, menang dalam lima pertandingan terakhir. Fokus kami adalah mengamankan poin penuh, tak peduli bagaimana caranya, demi memastikan gelar juara tetap di Bandung,” ujar Castel dengan nada optimis.

​Kabar Segar dari Eliano Reijnders

Menjelang laga di Lampung, pelatih Bojan Hodak membawa kabar positif terkait kondisi skuad. Sempat dikhawatirkan mengalami cedera serius, bintang lapangan Eliano Reijnders dipastikan dalam kondisi yang berangsur pulih.

“Eliano hanya terkena benturan ringan. Hasil pemeriksaan fisioterapi menunjukkan tidak ada yang serius, dan ia diprediksi segera bergabung dalam satu-dua hari ke depan,” jelas Hodak.

Pelatih asal Kroasia ini juga menekankan bahwa evaluasi penyelesaian akhir telah dilakukan guna mengonversi dominasi permainan menjadi gol kemenangan.

​Ujian Loyalitas: Bobotoh Dilarang ke Stadion

Di luar urusan teknis, tantangan besar justru datang dari sisi regulasi suporter. Manajemen PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) melalui Head of Communication, Adhi Pratama, mengingatkan dengan tegas bahwa larangan kehadiran suporter tamu masih berlaku sepenuhnya.

​”Kami bangga atas loyalitas Bobotoh, terutama yang berada di Lampung. Namun, aturan larangan suporter tamu adalah mutlak demi kebaikan klub. Jangan sampai pelanggaran regulasi berujung sanksi yang merugikan posisi Persib di klasemen,” tegas Adhi.

​Manajemen mengajak Bobotoh untuk membuktikan rasa cintanya dengan menjaga kondusivitas dan memberikan dukungan melalui doa atau kegiatan nonton bareng di wilayah masing-masing.

0 Komentar