Ketiga, melayangkan kritik konstruktif agar arah pembangunan tata kota dan desa tetap berada pada koridor yang benar.
”Kami siap menginformasikan kebijakan pemda. Tapi kami juga akan menulis kondisi masyarakat dan kritikan apa adanya,” ujar Tantan.
Benteng Energi Positif Bangsa
Di era manipulasi algoritma, tantangan pers bukan lagi sekadar siapa yang paling cepat mempublikasikan tulisan, melainkan siapa yang paling konsisten menjaga akurasi.
Baca Juga:Bupati Lucky Hakim Warning ASN Indramayu Pasca Lebaran: Jangan Alergi Kritik di Media SosialAsuransi Aing Meluncur! KDM Gratiskan BPJS Ketenagakerjaan untuk 5,4 Juta Pekerja Informal Jabar
Ketua PWI Pusat, Akhmad Munir, mengingatkan pentingnya peran pers sebagai jangkar informasi tepercaya. Informasi yang sahih dan berimbang adalah bahan bakar utama untuk menciptakan energi positif bagi kemajuan bangsa.
Pesan dari Gedung Merdeka Bandung hari ini bergema kuat: ketika algoritma media sosial memanjakan berita viral yang dangkal, pers terverifikasi harus tetap berdiri tegak menjaga marwah dan kebenaran.(*)
