Atasi Kekeringan Argasunya, PMI Cirebon Buka Bulan Dana QRIS Nontunai

Atasi Kekeringan Argasunya, PMI Cirebon Buka Bulan Dana QRIS Nontunai
Sekretaris Daerah Kota Cirebon, Iing Daiman, saat memperagakan penggunaan sistem transaksi QRIS untuk Bulan Dana PMI Kota Cirebon Tahun 2026 di Grage City Hub, Selasa (29/9/2026). Foto: Doc Pemkot Cirebon 

​PMI memegang pedoman emas: maksimal enam jam setelah bencana meletus, seluruh pengurus dan relawan harus sudah tiba di lokasi lengkap dengan logistik bantuan. Doktrin ini selaras dengan tema peringatan tahun ini, “Peduli, Bergerak, dan Bersama”, yang menuntut sinergi rapat antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat.

​Namun, kecekatan teknis tersebut dinilai tak akan berjalan tanpa fondasi moral yang kokoh. Dr. Edial berpesan agar jajaran pengurus hingga anggota Palang Merah Remaja (PMR) menjaga marwah pergerakan.

​”Kembali ke roh PMI. Pegang teguh tujuh prinsip dasar kepalangmerahan. Bekerja tanpa pamrih, murni untuk kemanusiaan,” pungkasnya.

Baca Juga:Penyelamat Sawah Kekeringan, Pompanisasi PHTC Amankan Sawah Cirebon dan Bidik Panen 370 Ribu TonTanggap Bencana Kekeringan, Gerakan NU Peduli Distribusikan Air Bersih untuk Warga Dukuh

​Lewat integrasi sistem QRIS dan aksi nyata di Argasunya, PMI Kota Cirebon membuktikan satu hal: di usia 81 tahun, kemanusiaan tak pernah kenal kata libur.(*)

0 Komentar