”Sesi interview ini kami manfaatkan untuk memastikan seluruh tata kelola digital beserta bukti pendukungnya tergambar akurat dan presisi,” jelas Suwenda.
Tantangan Nyata di Lapangan
Menembus target indeks 1,74 tentu membawa konsekuensi logis. Kelancaran server, perlindungan data pribadi warga, hingga pemerataan akses internet di pelosok Indramayu menjadi pekerjaan rumah yang harus terus dikawal.
Masyarakat kini tak hanya menanti janji integrasi, tetapi juga konsistensi performa aplikasi saat diakses kapan saja.
Baca Juga:Revolusi Birokrasi Digital, Indramayu Integrasikan Layanan Publik dalam 'Wong Reang Apps'Indramayu Masuki Era Baru! Bupati Lucky Hakim Resmi Luncurkan Sensus Ekonomi 2026 dan Wong REANG Apps
Keberanian Indramayu melompati standar nasional mengirimkan pesan terang: era birokrasi lambat sudah berakhir, digantikan oleh pelayanan digital yang cepat, transparan, dan berdampak nyata.(*)
