Transparansi anggaran ini menegaskan kembali prinsip dasar pengelolaan dana publik: dari warga, oleh warga, dan untuk warga. Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menekankan bahwa narasi “sekolah gratis” harus dipahami secara tepat oleh publik.
”Ini semua yang membiayai warga Jabar yang membayar pajak. Jadi gratis pendidikan di Jabar itu digratiskan oleh warga Jabar,” tegas Dedi Mulyadi.
Membayar pajak tepat waktu bukan lagi sekadar kewajiban birokrasi. Langkah ini menjadi investasi langsung untuk memastikan tidak ada anak di Jawa Barat yang kehilangan masa depannya.(*)
