Menbud ke Keraton Kasepuhan dan Rencana Transformasi Gedung Kesenian Nyi Mas Rarasantang Jadi Taman Budaya

Menbud-Fadli-Zon
Menbud Fadli Zon (tengah) saat meninjau kawasan Gedung Kesenian Nyi Mas Rarasantang Kota Cirebon, Jumat 3 April 2026. Foto: Istimewa

CIREBONINSIDER.COM — Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Fadli Zon, melakukan kunjungan ke Keraton Kasepuhan Cirebon dan Gedung Kesenian Nyi Mas Rarasantang Cirebon. Kunjungan tersebut dilakukan sebagai upaya penguatan ekosistem kebudayaan daerah dan percepatan transformasi infrastruktur budaya berbasis kearifan lokal.

Dalam kunjungannya, Menteri Kebudayaan Fadli Zon didampingi jajaran pejabat di lingkungan Kementerian Kebudayaan, termasuk Staf Khusus Menteri, Annisa Rengganis. Turut mendampingi pula Wali Kota Cirebon, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Cirebon, juga anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, George Edwin Sugiharto.

Mereka secara langsung mengikuti peninjauan lapangan serta pembahasan strategis terkait pengembangan kebudayaan di Kota Cirebon.

Baca Juga:SULAP EKS KEWEDANAAN KADUGEDE: Calon Bale Budaya Megah yang Bakal Jadi Ikon Baru Wisata KuninganFKSM 2025 di Cirebon, Rentang Lawang Buka Ruang Dialog Lintas Disiplin dan Budaya

Penguatan Peran Keraton

Dalam kunjungannya ke Keraton Kasepuhan, Menteri Kebudayaan menegaskan pentingnya penguatan peran keraton sebagai pusat kebudayaan hidup yang memiliki nilai historis, simbolik, sekaligus strategis dalam membangun identitas bangsa. Keraton dinilai sebagai ruang produksi makna yang relevan dengan tantangan masa kini.

Oleh karena itu, Kementerian Kebudayaan mendorong langkah-langkah konkret dalam pembenahan tata kelola, konservasi warisan budaya, serta perluasan kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan.

“Kita ingin keraton tetap menjadi sumber inspirasi dan pusat pembelajaran lintas generasi. Penguatan kelembagaan dan keterbukaan terhadap inovasi menjadi kunci agar warisan ini terus hidup dan berdampak,” ujar Menteri Kebudayaan.

Hadirkan Ruang Kreatif yang Inklusif

Selanjutnya, Menteri Kebudayaan meninjau Gedung Kesenian Nyi Mas Rarasantang yang direncanakan akan bertransformasi menjadi Taman Budaya. Transformasi ini merupakan bagian dari strategi kebudayaan dalam menghadirkan ruang-ruang kreatif yang inklusif, produktif, dan berkelanjutan bagi para pelaku seni dan masyarakat luas.

Taman Budaya yang akan dikembangkan di lokasi tersebut diharapkan menjadi pusat aktivitas seni pertunjukan, pameran, residensi seniman, serta edukasi budaya yang terintegrasi dengan perkembangan teknologi dan industri kreatif. Dengan pendekatan ini, ruang kesenian tidak lagi bersifat eksklusif, melainkan terbuka dan adaptif terhadap dinamika zaman.

Cirebon Miliki Modal Budaya yang Kuat

Menteri Kebudayaan menekankan bahwa pengembangan taman budaya harus berbasis pada lokalitas dan watak Cirebon yang memiliki kemampuan mengelola berbagai anasir budaya. Nilai-nilai hibriditas budaya Cirebon menjadi kekuatan utama dalam merancang program-program yang inovatif dan berdaya saing.

0 Komentar