CIREBONINSIDER.COM – Penanganan isu prioritas di Jawa Barat bukan lagi sekadar angka statistik di atas kertas. Di balik penurunan drastis angka stunting, ada peran para kader perempuan yang gerilya masuk ke dapur-dapur warga.
Pesan mendalam ini mengemuka dalam Puncak Peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 Tingkat Provinsi Jawa Barat di Bale Gede Pakuan, Kota Bandung, Selasa (29/9/2026).
Momentum ini menegaskan kembali fungsi vital PKK. PKK bukan ajang seremonial tahunan. PKK adalah mesin penggerak kesejahteraan yang bekerja dari unit terkecil: keluarga.
Baca Juga:Cirebon Lawan Boros Pangan, Libatkan PKK dan Hotel Olah Sisa Makanan Jadi PupukPanen Sayuran Pekarangan, Ketua TP PKK Kuningan: Langkah Nyata Perkuat Ketahanan Pangan Keluarga
Garis Depan Penyelamat GenerasiKader PKK berdiri di garis paling depan. Mereka bertatap muka langsung, mendengarkan keluhan, dan merajut solusi nyata bersama masyarakat.
”Kader adalah sosok yang paling dekat dengan masyarakat. Merekalah yang mengetuk pintu rumah warga, mendengar cerita mereka, dan ikut mencari jalan keluar,” tegas Ketua TP PKK Provinsi Jawa Barat, Samantha Dewi Erwan Setiawan.
Samantha menekankan, 10 Program Pokok PKK bertumpu pada penguatan benteng keluarga. Karakter anak, kebiasaan hidup sehat, hingga pendidikan dasar semuanya bermula dari rumah.
”Saat kita bicara PKK, kita sedang bicara masa depan keluarga,” ujarnya.Ia mendorong seluruh kader untuk melipatgandakan kolaborasi. Pemerintah, akademisi, dunia usaha, hingga komunitas akar rumput harus bergerak serentak sampai ke tingkat Dasawisma.
Bukti Nyata: Stunting Jabar Anjlok ke 15,9 Persen
Dampak gerakan akar rumput ini tercermin jelas pada data riil penanganan gizi nasional.
Wakil Gubernur Jawa Barat, Erwan Setiawan, membeberkan pencapaian signifikan daerahnya. Berdasarkan data Survei Status Gizi Indonesia (SSGI), prevalensi stunting di Jawa Barat sukses ditekan dari 21,7 persen menjadi 15,9 persen.
Penurunan drastis sebesar 5,8 persen dalam satu tahun ini menjadi bukti efektivitas kerja kolaboratif di lapangan.
Baca Juga:Stunting dan Akses Layanan Kesehatan Cirebon, Ujian Moral 423 Nakes BaruDari Sampah Jadi Pangan, Resep Cirebon Ubah Lahan Kumuh Jadi Solusi Stunting
”PKK bekerja di ruang yang menentukan masa depan bangsa, yaitu keluarga. Mulai dari pemenuhan gizi anak, pendampingan ibu hamil, hingga pencegahan gizi buruk,” ungkap Erwan.
Namun, Erwan mengingatkan agar jajaran kader tidak cepat berpuas diri. Target Asta Cita menuju Indonesia Emas 2045 menuntut konsistensi tanpa putus.
