Alarm Bonus Demografi Jabar, Sekda Herman Wanti-Wanti Pengusaha Pribumi Jangan hanya Jago Kandang!

Alarm Bonus Demografi Jabar, Sekda Herman Wanti-Wanti Pengusaha Pribumi Jangan hanya Jago Kandang!
​Sekretaris Daerah Jawa Barat Herman Suryatman memberikan arahan pada Rakerda DPD HIPPI Jabar 2025-2030 di Hotel Horison Bekasi. Foto: Doc Pemprov Jabar

​Potong Sekat Elite, Rangkul UMKM Lokal

​Mengubah wacana menjadi aksi nyata menuntut kolaborasi yang inklusif. Herman mendorong HIPPI Jabar memotong sekat-sekat eksklusif dalam jaringan bisnis.

​Pengusaha kelas menengah-atas harus merangkul UMKM lokal agar rantai pasok (supply chain) di Jawa Barat berputar merata hingga ke lapisan bawah.

​Pembangunan ekonomi tidak bisa berjalan sendiri-sendiri. Sinergi antara Pemprov Jabar, HIPPI, dan ekosistem bisnis daerah menjadi kunci utama agar investasi yang masuk benar-benar menekan angka pengangguran dan kemiskinan.

Baca Juga:Sisa Kas Jabar Rp500 Ribu, Sekda Herman Suryatman Bongkar Strategi Belanja Agresif Era Dedi MulyadiSekda Jabar Patok September 2026 Eksekusi Program 3 Juta Rumah

​Rakerda Bekasi: Titik Balik Pengusaha Pribumi

​Rakerda DPD HIPPI Jabar Masa Bakti 2025–2030 di Bekasi ini diharapkan tak sekadar melahirkan tumpukan kertas kerja. Pengurus baru dituntut mengeksekusi tiga langkah konkret:

Pertama, ​Akses Permodalan: Membuka jalan kemudahan modal yang lebih ramah bagi anggota.

Kedua, ​Adopsi Digital: Mempercepat efisiensi dan jangkauan bisnis berbasis teknologi.

Ketiga, ​Peluang Proyek: Aktif memetakan dan menangkap proyek strategis daerah.

​Momentum pertumbuhan ekonomi Jawa Barat sudah di depan mata. Pilihan bagi pengusaha pribumi kini hanya dua: berani berinovasi untuk naik kelas, atau pasrah gigit jari melihat peluang digarap pihak lain.(*)

0 Komentar