Potong Sekat Elite, Rangkul UMKM Lokal
Mengubah wacana menjadi aksi nyata menuntut kolaborasi yang inklusif. Herman mendorong HIPPI Jabar memotong sekat-sekat eksklusif dalam jaringan bisnis.
Pengusaha kelas menengah-atas harus merangkul UMKM lokal agar rantai pasok (supply chain) di Jawa Barat berputar merata hingga ke lapisan bawah.
Pembangunan ekonomi tidak bisa berjalan sendiri-sendiri. Sinergi antara Pemprov Jabar, HIPPI, dan ekosistem bisnis daerah menjadi kunci utama agar investasi yang masuk benar-benar menekan angka pengangguran dan kemiskinan.
Baca Juga:Sisa Kas Jabar Rp500 Ribu, Sekda Herman Suryatman Bongkar Strategi Belanja Agresif Era Dedi MulyadiSekda Jabar Patok September 2026 Eksekusi Program 3 Juta Rumah
Rakerda Bekasi: Titik Balik Pengusaha Pribumi
Rakerda DPD HIPPI Jabar Masa Bakti 2025–2030 di Bekasi ini diharapkan tak sekadar melahirkan tumpukan kertas kerja. Pengurus baru dituntut mengeksekusi tiga langkah konkret:
Pertama, Akses Permodalan: Membuka jalan kemudahan modal yang lebih ramah bagi anggota.
Kedua, Adopsi Digital: Mempercepat efisiensi dan jangkauan bisnis berbasis teknologi.
Ketiga, Peluang Proyek: Aktif memetakan dan menangkap proyek strategis daerah.
Momentum pertumbuhan ekonomi Jawa Barat sudah di depan mata. Pilihan bagi pengusaha pribumi kini hanya dua: berani berinovasi untuk naik kelas, atau pasrah gigit jari melihat peluang digarap pihak lain.(*)
