Rentan Guncangan Pasar Global
Kondisi ketergantungan ini menempatkan nasib pertanian dan harga pangan dalam negeri di posisi yang sangat sensitif terhadap dinamika global.
Setiap terjadi perubahan harga energi dunia, lonjakan biaya logistik laut, hingga gangguan pasokan dari negara-negara produsen utama akibat krisis geopolitik, dampak sistemiknya akan langsung memukul biaya produksi petani di tanah air.
Indonesia boleh saja memiliki lahan pertanian yang membentang luas. Namun selama bahan baku utamanya masih diimpor, kestabilan pangan nasional akan selalu berada di bawah bayang-bayang kebijakan Rusia, Kanada, dan Maroko.(*)
