Efisiensi Ekstrem Kemenkeu Jatim: 18 Pegawai Kelola Rp1,7 Triliun, Wamenkeu Beri Pesan Menohok soal Integritas

Wamenkeu-Suahasil-Nazara
Wamenkeu Suahasil Nazara saat memberikan arahan strategis mengenai integritas dan efisiensi APBN 2026 di unit vertikal Kemenkeu Jawa Timur. Foto: Kemenkeu RI

CIREBONINSIDER.COM – Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Suahasil Nazara melakukan peninjauan strategis ke unit vertikal Kementerian Keuangan (Kemenkeu) di wilayah Mojokerto dan Madiun, Jawa Timur, Rabu (11/02).

Kunjungan ini mengungkap fakta menarik mengenai transformasi digital di tubuh bendahara negara: Efisiensi tenaga kerja yang drastis namun tetap berkinerja tinggi.

​Rasio Fantastis: 18 Pegawai vs Rp1,77 Triliun

​Poin paling mencolok dalam kunjungan ini terjadi di Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Mojokerto.

Baca Juga:Mengapa Keputusan Belanja Anda Menentukan Nasib Bangsa? Ini Penjelasan Wamenkeu Suahasil NazaraSinergi Kemenkeu-Polri Bongkar Kecurangan Ekspor CPO Ratusan Miliar, 87 Kontainer PT MMS Disita

Suahasil menyoroti bagaimana dana APBN sebesar Rp1,77 triliun kini mampu dikelola secara akurat oleh hanya 18 orang pegawai.

​Pemanfaatan sistem teknologi informasi yang canggih menjadi kunci utama di balik “rampingnya” birokrasi ini.

Menurut Suahasil, penyelarasan institusi dengan teknologi bukan lagi pilihan, melainkan keharusan untuk menghadapi tantangan fiskal 2026 yang kian kompleks.

​Perang Melawan Rokok Ilegal dan Capaian 100% Pajak

​Selain efisiensi, Wamenkeu memberikan apresiasi atas performa “Punggawa Keuangan Negara” di Jawa Timur sepanjang tahun 2025:

– ​KPPBC Madiun: Berhasil menyita 8,7 juta batang rokok ilegal, sebuah langkah krusial dalam mengamankan penerimaan negara dari sektor cukai.

– ​KPP Mojokerto: Mencatatkan realisasi penerimaan pajak yang melampaui target (di atas 100%).

– ​Sinergi Eselon I: Wamenkeu menginstruksikan penguatan pertukaran data lintas unit (Pajak, Bea Cukai, dan Perbendaharaan) untuk menutup celah kebocoran anggaran di daerah.

Baca Juga:Kemenkeu di Tangan Purbaya: Stabilitas Fiskal dan Optimasi BelanjaKawal Triliunan Rupiah, Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa Pasang Badan Amankan Opini WTP 2025

​Integritas: “Tiang” yang Tidak Boleh Roboh

​Meski dibanjiri prestasi, Suahasil Nazara memberikan peringatan keras mengenai etika kerja.

Di hadapan para pegawai, ia menegaskan bahwa teknologi secanggih apa pun tidak akan berguna jika fondasi moral pelakunya rapuh.

​”Kita berusaha memastikan integritas menjadi tiang dari pekerjaan kita. Saya berharap seluruh pegawai menjalankan tugas dengan dedikasi tinggi guna menjaga kepercayaan masyarakat,” tegas Suahasil.(*)

0 Komentar