CIREBONINSIDER.COM – Gema takbir Idulfitri 1447 Hijriah baru saja berlalu, namun aspal Jalur Pantura Indramayu kini mulai “bernyanyi” di bawah gesekan ribuan ban kendaraan. Memasuki H+3, gelombang arus balik menuju Jakarta terpantau mulai mengalami lonjakan volume yang signifikan.
Berdasarkan pantauan tim rintisan Saka Kominfo Kwarcab Gerakan Pramuka Indramayu, kepadatan kendaraan mulai merayap di titik-titik krusial. Sebut saja Lingkar Posko Lohbener hingga By Pass Desa Kongsijaya, Kecamatan Widasari.
Mengapa Hari Ini Begitu Padat?
Lonjakan ini bukan tanpa alasan. Berakhirnya masa cuti bersama bagi karyawan swasta dan aparatur negara pada Selasa (24/3/2026), memaksa pemudik melakukan pergerakan serentak.
Baca Juga:Strategi "Libur Dibayar": Tukang Becak Cirebon Terima Rp1,4 Juta demi Kelancaran Mudik 2026Lebih dari Posko: Jembatan Timbang Losarang Menjelma Jadi 'Oase' Mewah di Jalur Mudik Pantura 2026
”Jalur Widasari sudah sangat rapat. Saya yang warga lokal saja harus ekstra hati-hati kalau mau melintas pakai motor,” ujar Ningsih, warga Jatibarang yang merasakan langsung kontrasnya kepadatan jalanan hari ini dibanding hari sebelumnya.
Pesan Menhub: Hindari ‘Jebakan’ Puncak Arus Balik
Di tengah keriuhan di lapangan, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi memberikan peringatan keras. Saat meninjau Jasamarga Tollroad Command Center (JMTC), Menhub meminta masyarakat cerdas memilih waktu pulang.
”Jangan menumpuk di tanggal 24, 28, dan 29 Maret,” tegas Menhub Dudy. Tanggal-tanggal tersebut diprediksi akan menjadi puncak kemacetan yang menguji kesabaran.
Strategi ‘One Way’ Polda Jabar: Arteri Tak Luput dari Perhatian
Tak hanya di jalur tol, Kapolda Jabar Irjen Pol. Rudi Setiawan memastikan jalur arteri Pantura tetap menjadi prioritas. Polda Jabar telah menyiapkan skema One Way situasional.
”Kami berkoordinasi dengan Korlantas Polri. Jika terjadi penumpukan permanen di arteri, rekayasa satu arah akan langsung diberlakukan agar arus tetap mengalir menuju Jakarta dan wilayah Purwasuka (Purwakarta, Subang, Karawang),” jelas Irjen Pol. Rudi.
Kondisi Terkini: Ramai tapi Berwibawa
Hingga Selasa malam, tim Diskominfo Indramayu melaporkan bahwa meski volume kendaraan meningkat, situasi secara umum masih “Ramai Lancar”.
Petugas di lapangan, termasuk personel Pramuka Saka Kominfo seperti Heri Tarma, terus bersiaga memastikan informasi real-time tersampaikan ke publik.
Baca Juga:Pantura Indramayu Siaga Satu! Strategi ‘Double-Layer’ Dishub dan Polres Amankan Arus Mudik Lebaran 2026Lebih dari Posko: Jembatan Timbang Losarang Menjelma Jadi 'Oase' Mewah di Jalur Mudik Pantura 2026
Bagi Anda yang akan kembali ke ibu kota, pastikan fisik dan kendaraan dalam kondisi prima. Ingat, selamat sampai tujuan adalah prioritas utama, melampaui cepatnya waktu perjalanan.(*)
