CIREBONINSIDER.COM – Setahun pasca-bencana longsor yang meluluhlantakkan Desa Cibogo, Kecamatan Lembang, kepastian hunian bagi para penyintas akhirnya menemui titik terang.
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), menegaskan bahwa pemerintah provinsi kini tengah mematangkan skema relokasi bagi warga yang kehilangan tempat tinggal.
Langkah ini diambil setelah terungkapnya fakta bahwa sejak Mei 2025 lalu, lima kepala keluarga (KK) terdampak masih hidup dalam kondisi tidak menentu, berpindah-pindah di rumah kontrakan maupun menumpang di kediaman kerabat.
Baca Juga:Longsor Pasirlangu: 85 Jenazah Dievakuasi, Komitmen Relokasi Warga Jadi PrioritasKolaborasi Lintas Batas di Longsor Pasirlangu: Chef Prancis dan DP3AKB Jabar Bersinergi Pulihkan Trauma Warga
Bukan Sekadar Dana Stimulan Rp10 Juta
Dalam pertemuan di Aula Gemah Ripah, Gedung Sate, Senin (16/3/2026), KDM menyerahkan bantuan tunai senilai Rp10 juta per KK sebagai stimulan awal.
Namun, sang Gubernur menekankan bahwa bantuan uang saja tidak cukup untuk memutus rantai penderitaan warga yang kehilangan aset propertinya.
“Warga yang kena bencana Mei 2025 lalu sedang kita siapkan rumah. Ada lima rumah yang longsor dan selama ini mereka terlantar,” ungkap KDM dengan nada tegas.
Instruksi khusus pun telah dilayangkan kepada Kepala Desa Cibogo untuk segera menyediakan lahan yang aman secara geologis.
Langkah proaktif ini dinilai kritis untuk menghindari potensi bencana susulan di zona merah Lembang yang memiliki kontur tanah labil.
Restorasi Jalur Wisata: Estetika dan Ekonomi Beriringan
Selain fokus pada penanganan bencana, KDM juga menggulirkan program penataan kawasan wisata Jawa Barat.
Secara simbolis, pemberian uang kadeudeuh dilakukan kepada para pemilik jongko (warung) di sepanjang jalur Subang hingga Ledeng.
Baca Juga:25 Korban Longsor Cisarua Masih Hilang: Evakuasi di Pasirlangu Masuki Babak PenentuanStrategi "Twin-Track" di Longsor Cisarua: Integrasi Satelit Orbit Rendah dan Mitigasi Trauma
Penerima manfaat tersebar di beberapa titik strategis, di antaranya: – Wilayah Cilumber: RW 04, 07, dan 12.- Wilayah Ciburial: RW 01.
Program ini bukan sekadar bagi-bagi bantuan, melainkan bagian dari desain besar penataan estetika jalur wisata Jabar agar lebih rapi dan kompetitif secara visual.
“Kita kasih contoh mulai dari Subang. Penataan ini akan menyisir ratusan titik hingga ke Ledeng agar wajah wisata kita lebih bersih dan tertib,” pungkas KDM.(*)
