Keberhasilan menembus pasar Jepang menunjukkan bahwa standar keamanan pangan dan kualitas pengolahan industri Indonesia telah diakui secara internasional.
Jaminan Keamanan Pangan: Diplomasi Veteriner
Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan, Agung Suganda, menjelaskan bahwa setiap gram produk yang keluar dari Indonesia telah melewati filter ketat berbasis standar internasional.
”Kami memastikan aspek traceability (ketertelusuran), biosekuriti, dan sertifikasi veteriner terpenuhi. Kepercayaan Singapura dan Jepang adalah hasil dari diplomasi veteriner yang intensif. Kami tidak hanya menjual komoditas, tapi menjual kualitas dan kepatuhan standar,” tegas Agung.
Baca Juga:RI Cetak Sejarah! Ekspor Perdana 2.280 Ton Beras Premium ke Arab Saudi, Mentan: Stok Melimpah 3,7 Juta TonBungkam Spekulasi Global, Indonesia Amankan Swasembada Beras 2026, Stok Bulog Pecah Rekor Sejarah
Dengan ekosistem yang makin matang, pelaku usaha kini memiliki kepastian pasar. Pemerintah berjanji akan terus mengawal keseimbangan harga agar peternak mandiri tetap berdaya di tengah ambisi Indonesia menjadi lumbung protein dunia.(*)
