“Ibu-ibu adalah manajer kesehatan. Jangan biarkan nutrisi yang sudah masuk terbuang percuma karena anak sering diare atau sakit akibat lingkungan yang tidak sehat,” tegasnya.
Respons Positif Masyarakat
Kehadiran program ini disambut antusias. Yuni, salah satu warga Kebonbaru, mengaku mendapatkan perspektif baru.
“Dulu saya pikir gizi itu harus daging mahal. Ternyata penjelasan soal ikan ini sangat membuka wawasan, apalagi ada cara mengolahnya agar anak tidak bosan,” ungkapnya.
Baca Juga:42,3% Remaja Putri Cirebon Anemia, Pemkot "Perang" Lawan Stunting dari HuluPemkot Cirebon Tagih Komitmen CSR Perusahaan untuk Tuntaskan Stunting
Melalui sinergi TP3S dan kesadaran kolektif warga, Pemkot Cirebon optimistis angka stunting di Kota Udang ini dapat ditekan hingga ke titik terendah, demi mewujudkan generasi yang sehat, cerdas, dan kompetitif 20 tahun mendatang.(*)
