Bulog Cirebon Serap 2,6 Ton Gabah Larangan, Sinergi Pemkot- Kodim 0614 Perkuat Stok Pangan 2026

Bulog-Cirebon-Serap-Gabah-Varietas-Inpari
Tumpukan karung gabah varietas Inpari 33 hasil panen Kelompok Tani Sipanggang Jaya Cirebon. Foto: Humas Pemkot Cirebon

CIREBONINSIDER.COM – Komitmen menjaga kedaulatan pangan di tingkat daerah terus diperkuat. Wakil Wali Kota Cirebon, Siti Farida Rosmawati, meninjau langsung proses serap gabah (Sergab) hasil panen petani di Kelurahan Larangan, Kecamatan Harjamukti, Rabu (25/2/2026).

​Langkah taktis ini merupakan hasil kolaborasi solid antara Pemkot Cirebon, Kodim 0614/Kota Cirebon, dan Bulog Cirebon untuk memastikan hasil panen petani lokal terserap secara optimal dengan harga yang kompetitif, sekaligus membentengi stabilitas pangan nasional.

​Realisasi Sergab: 2,6 Ton Varietas Inpari 33 Masuk Gudang

​Dalam aksi lapangan tersebut, Bulog Cirebon berhasil mengamankan sedikitnya 2.694 kilogram gabah varietas Inpari 33. Gabah berkualitas ini dipanen dari lahan seluas satu hektar milik Kelompok Tani Sipanggang Jaya.

Baca Juga:Bungkam Spekulasi Global, Indonesia Amankan Swasembada Beras 2026, Stok Bulog Pecah Rekor SejarahSolusi Kritis Serapan Gabah: Prabowo Perintahkan Bangun Cepat 100 Gudang Bulog, Anggaran Rp5 Triliun Siap Cair

​Wakil Wali Kota Siti Farida menegaskan, kehadiran pemerintah di tengah sawah bukan sekadar rutinitas, melainkan wujud pengawalan rantai pangan dari hulu hingga ke hilir.

​”Kami hadir untuk mengapresiasi sekaligus memastikan kolaborasi lintas sektor berjalan nyata. Ketahanan pangan sangat bergantung pada seberapa kuat sinergi antara petani, TNI, Bulog, dan perbankan agar hasil panen memberikan dampak ekonomi nyata bagi kesejahteraan petani,” tegas Siti Farida.

​TNI AD: Dari Pendampingan Tanam hingga Proteksi Harga

​Sinergi ini semakin kuat dengan keterlibatan aktif TNI AD. Dandim 0614/Kota Cirebon, Letkol Arm Drajat Santoso, menyatakan bahwa peran prajurit kini melampaui fungsi pertahanan konvensional.

​TNI hadir sebagai mitra strategis yang mendampingi petani sejak masa tanam, pemeliharaan, hingga fase pasca-panen.

– ​Intervensi Harga: Memastikan Bulog menyerap gabah sesuai standar agar harga di tingkat petani tidak anjlok saat panen raya.

– ​Motivasi Produksi: Memberikan rasa aman bagi petani untuk terus meningkatkan produktivitas pertanian.

​”Serap gabah ini adalah wujud komitmen kami. Kami ingin petani semakin termotivasi karena ada kepastian harga dan pasar melalui Bulog,” ungkap Letkol Arm Drajat.

Baca Juga:Darurat Mutu Beras! Ekonom Desak Bulog Kuras 2 Juta Ton Stok 3,9 Juta Ton yang Jadi Bom Waktu di GudangJaringan "8 Juta Kader" GP Ansor Jadi Senjata Baru Bulog, Amankan Pangan Nasional hingga Pelosok Desa

​Benteng Pangan dari Ancaman Fluktuasi Pasar

​Program Sergab di Cirebon diproyeksikan menjadi instrumen strategis untuk melindungi petani dari permainan harga pasar yang seringkali merugikan.

Dengan stok beras yang terjaga di gudang Bulog, stabilitas harga beras di pasar tradisional pun lebih mudah dikendalikan.

0 Komentar