Revolusi Pelayanan, RSUD Indramayu Adopsi Standar 'Service Excellent' Perbankan untuk Manjakan Pasien

RSUD-Indramayu-MoU-Bank-BJB
Penandatanganan komitmen bersama pelayanan publik RSUD Indramayu dan Bank BJB guna mewujudkan pelayanan kesehatan ramah masyarakat. ​Foto: Humas Pemkab Indramayu

​CIREBONINSIDER.COM – RSUD Kabupaten Indramayu melakukan langkah progresif dalam membenahi kualitas layanan publiknya.

Tak tanggung-tanggung, rumah sakit pelat merah ini mulai “mengimpor” standar perilaku dan budaya kerja industri perbankan untuk diterapkan dalam melayani pasien dan masyarakat.

​Langkah ini dimulai melalui agenda Training Transformasi Budaya dan Perilaku: Komunikasi Efektif dan Service Excellent.

Baca Juga:Indramayu Bidik Standar Emas Pelayanan Publik 2026: Strategi Zero Maladministrasi DimulaiSK Mensos, Jutaan Warga Miskin Terancam Kehilangan Nyawa Akibat ‘Cleansing’ Data PBI BPJS

Kegiatan strategis ini merupakan hasil kolaborasi antara RSUD Indramayu, Bank BJB Cabang Indramayu, dan PT Bintang Service Management (BSM), bertempat di Aula Kidang Kencana, Kamis (5/2/2026).

Sentuh Titik Lemah: Fokus pada Human Touch

​Plt. Direktur RSUD Indramayu, dr. Wawan Ridwan, menegaskan bahwa transformasi ini adalah jawaban atas evaluasi pelayanan selama ini.

Ia mengakui, meski fasilitas fisik terus ditingkatkan, aspek keramahan petugas (human touch) masih menjadi area yang perlu dibenahi secara serius.

​”Service excellent yang dimiliki perbankan sangat relevan untuk diterapkan di rumah sakit. Kita bergerak di bidang jasa, maka kenyamanan pasien adalah kunci.

Sejauh apa pun jaraknya dan bagaimanapun kondisi bangunannya, masyarakat akan merasa aman jika dilayani dengan hati,” ujar dr. Wawan dalam sambutannya.

​Latihan ini difokuskan secara spesifik bagi petugas frontliner, mulai dari bagian pendaftaran, humas, hingga unit instalasi yang bersentuhan langsung dengan emosi pasien dan keluarganya.

​Transformasi Penampilan dan Pola Komunikasi

​Pimpinan Cabang Bank BJB Indramayu, Sigit Lesmana, menjelaskan bahwa sektor kesehatan dan perbankan memiliki kemiripan fundamental: keduanya menjual kepercayaan.

Baca Juga:Sikat Habis Eceng Gondok dan Bangunan Liar, Lucky Hakim Target Normalisasi Drainase Indramayu Tuntas 3 BulanRespons Cepat Banjir Indramayu: Lucky Hakim Instruksikan Evaluasi Izin Permukiman Baru

Melalui pelatihan ini, para petugas medis dibekali teknik menghadapi situasi sulit (komplain) dengan tetap menjaga profesionalisme.

​”Teman-teman di garda terdepan harus mampu memberikan solusi dengan senyuman, bahkan saat menghadapi situasi tekanan tinggi. Kami berbagi praktik terbaik mengenai komunikasi efektif hingga standar penampilan (grooming) agar pasien merasa dilayani secara terhormat,” jelas Sigit.

​Sinergi ASN Progresif

​Dukungan terhadap langkah RSUD ini juga datang dari BKPSDM Kabupaten Indramayu.

Sekretaris BKPSDM, Sukma Citra Pertiwi, menyatakan bahwa kualitas pelayanan tidak boleh hanya bergantung pada fasilitas, tetapi pada mentalitas aparatur.

​”Pasien tidak melihat kemegahan gedung, tapi bagaimana mereka dirangkul. ASN yang profesional harus didukung administrasi yang baik agar mereka bisa fokus total pada pelayanan luar biasa,” tegas Citra.

0 Komentar