Menkeu Purbaya ke Pejabat Pajak: Satu Orang Menyimpang, Rusak Marwah Ribuan Pegawai

Menkeu-Purbaya-Yudhi-Sadewa
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memberikan arahan tegas dalam pelantikan pejabat Direktorat Jenderal Pajak (DJP) terkait integritas dan sanksi keras pegawai. Foto: Kemenkeu RI

CIREBONINSIDER.COM – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengirimkan sinyal “darurat integritas” kepada jajaran Direktorat Jenderal Pajak (DJP).

Dalam seremoni pelantikan pejabat baru di lingkungan Kanwil DJP Jakarta Utara, Kamis (22/1), Purbaya menegaskan bahwa jabatan bukanlah sekadar rotasi kursi. Melainkan pertaruhan kepercayaan publik yang kini berada di titik kritis.

​Kepercayaan: Aset Termahal Negara

​Membuka arahannya dengan nada lugas, Menkeu menekankan bahwa kepercayaan rakyat adalah aset yang jauh lebih mahal daripada target angka-angka penerimaan.

Baca Juga:Menkeu Purbaya Akui Ada 'Friksi' Fiskal-Moneter sebelum Ekonomi 2026 Pulih: Nyaris Ganggu StabilitasGebrakan 2026: Menkeu Purbaya Siapkan Pasar Modal Jadi Mesin Utama Ekonomi RI

Menurutnya, membangun reputasi membutuhkan waktu sepanjang karier. Namun untuk menghancurkannya hanya butuh satu kesalahan kecil.

​”Saudara bukan menggantikan kursi, tapi Saudara mengambil alih kepercayaan. Kepercayaan negara, rakyat, dan pegawai pajak yang setiap hari bekerja benar demi menjaga marwah Kementerian Keuangan,” tegas Purbaya di Jakarta.

​Efek Domino Oknum: Jaga Amanah atau Minggir!

​Purbaya secara kritis menyoroti fenomena “nila setitik rusak susu sebelanga”.

Ia memberikan peringatan keras bahwa perilaku menyimpang dari satu oknum tidak hanya mencederai institusi, tetapi juga mengkhianati ribuan pegawai lainnya yang telah berjuang menjaga integritas.

​Sikap tegas Kemenkeu kini tak lagi bersifat imbauan. Purbaya memastikan pengawasan akan berjalan berlapis dengan konsekuensi yang fatal bagi pelanggar.

​”Satu orang yang menyimpang bisa merusak kerja ribuan orang. Jadi pilihannya jelas, jaga amanah atau minggir,” pungkasnya.

​Mandat Strategis di Tengah Tekanan Ekonomi

​Di tengah sorotan tajam publik dan ekspektasi penerimaan negara yang tinggi, Menkeu melantik empat pejabat strategis untuk memperkuat lini depan di Jakarta Utara:

– ​Untung Supardi: Kepala Kantor Wilayah DJP Jakarta Utara.

– ​Gorga Parlaungan: Kepala KPP Madya Jakarta Utara.

– ​Hadi Suprayitno: Kepala Seksi Pengawasan III KPP Madya Jakarta Utara.

– ​Andika Arisandi: Pejabat Fungsional Penilai Pajak Ahli Muda.

Baca Juga:Resmi Ditutup! Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa Beberkan Rapor Akhir APBN 2025: Dari Kemenhan hingga PMN BUMNRevisi UU P2SK, Purbaya Sebut BI Tak Hanya Fokus Stabilisasi tapi Wajib Dorong Pertumbuhan Ekonomi Nasional

​Konteks: Tantangan Besar di Tahun 2026

​Peringatan keras Menkeu ini bukan tanpa alasan. Berdasarkan data Kemenkeu, tantangan fiskal tahun 2026 semakin kompleks dengan target penerimaan perpajakan yang diproyeksikan tumbuh signifikan dibanding tahun sebelumnya.

​Hingga akhir kuartal lalu, rasio pajak (tax ratio) terus diupayakan naik ke level 12-13% untuk membiayai program strategis nasional.

0 Komentar