CIREBONINSIDER.COM – Universitas Padjadjaran (Unpad) resmi mengoperasikan Padjadjaran Center For Sweet Potato Research and Innovation Excellence (Praise).
Fasilitas ini diproyeksikan menjadi pusat saraf inovasi ubi jalar nasional guna memperkuat kedaulatan pangan Indonesia di tengah ancaman krisis global.
Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas, Rachmat Pambudy, meresmikan langsung gedung riset tersebut di Kampus Unpad Jatinangor, Selasa (13/1/2026). Ia menegaskan bahwa Praise bukan sekadar infrastruktur fisik, melainkan momentum kembalinya kejayaan agraris tanah air.
Kebangkitan Simbol Pangan Nasional
Baca Juga:Panen Ubi Jalar Kuningan Tembus 60 Ton Per Hektare, BAKTI TASKIN Amankan Harga Lewat EksportirWabup Sumedang: Ubi Cilembu Kunci Kedaulatan Pangan, Bukan Beras
Dalam orasinya, Menteri Rachmat Pambudy menyoroti ubi jalar sebagai komoditas strategis yang sempat terlupakan. Ia menyebut era 1970-an sebagai masa keemasan swasembada Indonesia yang kini coba dibangkitkan kembali melalui sentuhan sains.
”Ubi jalar adalah simbol kebangkitan pangan kita. Indonesia pernah unggul, namun perlahan meredup. Melalui kehadiran pusat riset di Unpad ini, kita memulai kembali babak baru kebangkitan Indonesia melalui ide sederhana yang berdampak masif,” ujar Rachmat.
Ia juga memuji model kolaborasi Pentahelix yang diterapkan Unpad, yang menyatukan akademisi, alumni, dan sektor swasta dalam satu visi riset internasional.
Fasilitas Mutakhir: Dari Laboratorium hingga Kultur Jaringan
Berdiri di atas lahan seluas 800 meter persegi, Gedung Praise terdiri dari dua unit bangunan dua lantai dengan fungsi spesifik:
– Sisi Utara: Menjadi pusat administrasi yang dilengkapi lobby, ruang pertemuan, serta laboratorium kultur jaringan. Menariknya, gedung ini menyediakan fasilitas mes khusus bagi peneliti jangka panjang.
– Sisi Selatan: Difungsikan sebagai laboratorium umum dan kantor pengelola.Fokus utama fasilitas ini adalah memproduksi stek ubi jalar sehat dan bebas penyakit.
Teknologi kultur jaringan di Praise memungkinkan perbanyakan bibit unggul secara cepat untuk didistribusikan kepada petani, guna meningkatkan produktivitas panen secara nasional.
Filantropi Alumni: Bakti untuk Pertanian Indonesia
Baca Juga:TEROBOSAN CIREBON: Rp3,5 Miliar untuk Koperasi Kelurahan, Motor Ekonomi Lokal dan Pilar Ketahanan PanganPetani Indramayu Menjadi Garda Terdepan Ketahanan Pangan Berbasis Lingkungan
Pembangunan Praise terwujud berkat hibah penuh dari Ellyus Achiruddin, Presiden Komisaris PT Triputra Utama Selaras sekaligus alumni Fakultas Pertanian Unpad angkatan 1974.
”Gedung ini adalah simbol harapan. Kami ingin ilmu pengetahuan dan inovasi pertanian Indonesia tumbuh kuat dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat luas,” ungkap Ellyus saat menyerahkan hibah tersebut.
