DPRD Kabupaten Cirebon Soroti Rapor Merah Bencana dan Nasib 193 Ribu Warga tanpa BPJS

Komisi-IV-DPRD-Kabupaten-Cirebon
Suasana rapat Komisi IV DPRD Kabupaten Cirebon evaluasi LKPj 2025 membahas anggaran BPJS dan mitigasi bencana. Foto: Humas DPRD Kab Cirebon

​Solusi Jamkesda dan Reaktivasi Data

​Menanggapi tekanan legislatif, Kepala Dinas Kesehatan, Eni Suhaeni, menyatakan pihaknya sedang mengupayakan skema Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda) sebagai solusi alternatif.

​“Kami instruksikan Puskesos di tiap desa untuk mempercepat verifikasi ulang data warga terdampak agar status BPJS mereka bisa diaktifkan kembali. Selain itu, pelayanan promotif-preventif bagi ibu hamil dan bayi risiko tinggi tetap menjadi prioritas kami di tengah keterbatasan ini,” jelas Eni.

​DPRD berkomitmen untuk terus mengawal LKPj 2025 ini agar menjadi pijakan perbaikan performa eksekutif pada 2026.

Baca Juga:LKPj 2025, DPRD Kabupaten Cirebon Desak DKPP Optimalkan Teknologi Budi Daya dan Stabilisasi Harga PanganDPRD Kabupaten Cirebon Bedah LKPj 2025: Soroti 'Lubang' Efektivitas Bansos dan Beasiswa Kesra

Keamanan dari bencana dan kepastian layanan kesehatan adalah harga mati yang tidak bisa ditawar atas nama birokrasi.(*)

0 Komentar